Berita Palembang

Solar diganti B20, Hino Sudah Antisipasi Sejak 2016 Dengan Teknologi Common Rail

Sejak itu, Hino terus melakukan antisipasi sehingga ketika regulasi harus dijalankan sudah dapat langsung melangkah.

Solar diganti B20, Hino Sudah Antisipasi Sejak 2016 Dengan Teknologi Common Rail
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Model memamerkan truk Hino 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sebagai salah satu produsen truk, bus dan mesin diesel top di Jepang dan di dunia, Hino selalu mengantisipasi perkembangan teknologi otomotif dan tuntutan (regulasi) lingkungan di berbagai negara.

Oleh karena itu, jangan heran, ketika pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan bahan bakar diesel yang dijual di seluruh Indonesia sejak 1 September lalu harus B20, Hino bersama dengan jaringan penjualan dan layanan purnajualnya di Indonesia siap melaksanakannya.

Penggunaan B20 sudah dicanangkan pemerintah pada 2016.

Sejak itu, Hino terus melakukan antisipasi sehingga ketika regulasi harus dijalankan sudah dapat langsung melangkah.

Mesin diesel Hino, baik yang masih berteknologi lama (pompa distribusi mekanis) maupun yang terbaru (common rail), bisa menggunakan bahan bakar diesel (solar) B20.

Hino juga memberikan panduan cara perawatan mesin yang menggunakan B20, baik mesin lama maupun baru bagi pemakai sehingga pengguna setia Hino tidak perlu khawatir.

Tes mesin B20 Bagi Hino, pasar Indonesia sangat penting. Oleh karena itu, selalu siap mengikuti kebijakan pemerintah, termasuk soal bahan bakar.

Ditambahkan oleh Santiko, mesin diesel yang digunakan truk dan bus Hino yang dipasarkan di Tanah Air sekarang sudah lulus uji coba menggunakan biosolar B20.

Hino sudah memasarkan kendaraan niaga ringan, sedang, dan besar semuanya bermesin diesel di Indonesia lebih dari 35 tahun.

Halaman
123
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved