Berita Lahat

Hendak Bacok Petugas Dengan Parang, Penjahat Spesial Bobol Rumah di Lahat Ini Meregang Nyawa

Mardan (38) penjahat spesialis pembobol rumah ini meregang nyawa setelah sempat melawan petugas

Hendak Bacok Petugas Dengan Parang, Penjahat Spesial Bobol Rumah di Lahat Ini Meregang Nyawa
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Press confrence Kapolres Lahat atas ungkap kasus tersangka Mardan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Mardan (38) penjahat spesialis pembobol rumah ini meregang nyawa setelah sempat melawan petugas dan hendak membacok anggota Polres Lahat dengan parang.

Lelaki yang terungkap sudah 10 kali melancarkan aksinya ini, sempat dilarikan ke RSUD Lahat.

Namun, nyawa Mardan yang juga pernah membobol rumah salah satu anggota Polres Lahat, tidak tertolong hingga ia menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca: Sering Terima Kekerasan hingga Tasnya Dirampas, Wanita di Musirawas Ini Laporkan Pacarnya ke Polisi

Menurut Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi S.Ik didampingi Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Satria Dwi Dharma S.Ik menegaskan penangkapan terhadap tersangka bermula laporan Vidianto (31) warga jalan Lingkar Pagar Agung RT 002/001 Kelurahan Pagar Agung Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. Korban kehilangan handphone, tab, dan HT.

Baca: Asmara Ahok, Tidak Mau Kalah Dengan Ayahnya Pilih Wanita Lebih Muda 31 Tahun Januari Nanti Menikah

"Rabu (5/9) pelaku ini mencuri dikediaman Vidianto, sekitar pukul 05.00 wib. Saat itu korban masih terlelap tidur. Saat terbangun melihat lemari sudah terbuka dan barang barang sudah hilang. Korban sempat melihat dan mengiringi pelaku hingga akhirnya melapor, "ungkap Roby, saat press confrence di halaman Mapolres Lahat, Jumat (7/9).

Baca: Bantu Anak-Anak Korban Lombok, PKN STAN Palembang Bantu 1000 Buku untuk Lombok

Kamis (6/9) anggota Satreskrim melakukan penangkapan di kediamanya di Kelurahan Talang Jawa Selatan.

Namun, saat akan ditangkap bukanya menyerahkan diri tersangka keluar rumah seraya mengibaskan parang dan hendak menyerang anggota Polres Lahat.

Baca: Sukses Dukung Asian Games 2018, LRT Sumsel Kembali Layani Masyarakat

"Modus tersangka mencuri barang kecil dan berharga seperti handphone, dompet dan lainnya di rumah warga yang bisa langsung dibawa. Tersangka beraksi sendiri dan mencuri saat para korban tertidur lelap. Tersangka merupakan residivis, dan sudah 6 kali masuk penjara,"ujar Roby.

Dilanjutknya, setidaknya ada 10 TKP yang pernah dilakukan oleh tersangka. Bahkan korbannya juga rumah polisi yang dibobol tersangka.

Baca: Lihat Ayahnya Berjoget Dengan Wanita di Kolam Renang, Reaksi Anak Hotman Paris Jadi Sorotan Netizen

"Di rumah korban anggota polisi, tersangka memgambil air softgun. Korbannya beragam dari wiraswasta dan lainnya," ungkapnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari rumah tersangka yakni 3 unit handphone merk Nokia, 1 unit handphone merk Asia Fone, 1 unit handphone merk Sony Ericson, 1 unit handphone merk Mitto, 1 unit handphone merk Sky, 3 unit handphone merk Blackberry, 1 unit handphone merk Advan, 1 unit handphone merk assus, 1 unit handphone merk Vivo, 1 unit handphone merk Samsung, 13 buah dompet, 1 unit HT merk Bafoeng.

Baca: Lihat Ayahnya Berjoget Dengan Wanita di Kolam Renang, Reaksi Anak Hotman Paris Jadi Sorotan Netizen

Kemudian 9 buah kartu ATM BRI,1 unit senjata M16 Air Soft Gun, 2 unit magazine, dan sepasang anting. Serta sebilah senjata tajam jenis parang panjang yang digunakan tersangka.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved