Beragama Tak Sekedar 'Copy Paste'

Al Qur'an memakai dua istilah dalam hal ini, yakni "Jangan mengatakan sesuatu jika tak mengetahuinya"

Beragama Tak Sekedar 'Copy Paste'
ist
H. John Supriyanto, MA 

Serta merta keledai-keledai yang lain menyeburkan tubuhnya ke dalam sungai tanpa mempertimbangkan muatan yang dibawanya.

Apa yang terjadi?.

Keledai-keledai itu merasakan bebannya bertambah berat hingga sempoyongan. Ternyata masalahnya ada pada muatannya.

Keledai pertama bermuatan garam, sedangkan keledai yang lain bermuatan kapas, kendi dan kain.

Sifat copas tanpa syarat ini melahirkan sebutan miring untuk keledai, al-ghabiy al-ahmaq yang berarti goblok, blo'on, tolol dan dungu.

Perspektif hukum Islam membagi kualitas keagamaan seseorang dalam tiga tingkatan, yakni mujtahid, muttabi' dan muqallid.

Mujtahid adalah orang yang memiliki kualitas keilmuan sangat matang dengan pemahaman keagamaan komprohensif sehingga ia mampu memproduk istimbath hukum.

Adapun mutttabi' merupakan orang yang memiliki pemahaman keagamaan yang baik, namun tidak mampu mengistimbath hukum sendiri, sehingga harus mengikuti istimbath orang lain.

Sedangkan muqallid adalah orang yang hanya "nurut" dan "manut" tanpa mengetahui asal-usul kebenarannya dan inilah tingkat kualitas beragama yang paling rendah, copas.

Parahnya, sikap paling menonjol orang yang beragama copy paste biasanya lebih mudah menyalahkan, sulit menerima perbedaan dan gampang terprovokasi.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved