Berita Palembang

Harga Dolar Capai Rp 15.000, Sriwijaya Air Lakukan Penyesuaian Tarif, Garuda Indonesia Bertahan

District Manager Sriwijaya Air dan NAM Air Palembang, Darmando Purba, saat dihubungi Sripoku.com, Kamis (6/9/2018) pihaknya mulai

Harga Dolar Capai Rp 15.000, Sriwijaya Air Lakukan Penyesuaian Tarif, Garuda Indonesia Bertahan
IST
Sriwijaya Air dan NAM Air 

Laporan wartawan Sripoku.com, Siti Olisa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dampak pelemahan nilai tukar rupiah memangaruhi banyak sektor bisnis para pengusaha lokal Palembang yang bergerak di bidang biro perjalanan dan wisata.

Dampak pelemahan nilai mata uang rupiah khususnya paling dirasakan pada faktor harga tiket penerbangan untuk destinasi lokal dan mancanegara.

Baca: Preview Jerman-Prancis Dini Hari Ini: Status Juara Dunia Tingkatkan Mental, Der Panser Siap Pesta

District Manager Sriwijaya Air dan NAM Air Palembang, Darmando Purba, saat dihubungi Sripoku.com, Kamis (6/9/2018) pihaknya mulai melakukan penyesuaian harga sejak kemarin.

Hal ini dipicu karena harga avtur dan spare part pesawat ikut mengalami kenaikkan.

"Kenaikannya sekitar 20 persen ya, misalnya harga sebelumnya Rp 400 ribu sekarang jadi Rp 450 ribu," katanya.

Baca: Permudah Nasabah Komunitas Bertransaksi, Bank Maspion Siapkan Community Program

Meskipun demikian, Darmando mengakui tingkat keterisian pesawat saat ini mencapai Rp 95 persen untuk semua rute.

"Baik itu Palembang-Yogjakarta, Palembang-Jakarta, dan beberapa rute lainnya tingkat keterisiannya mencapai 50 persen," ujarnya.

Berbeda dengan Sriwijaya Air, Garuda Indonesia justru menegaskan pihaknya tidak akan menaikkan harga tiket meskipun ada kenaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar beberapa hari terakhir.

Baca: Laga Uji Coba Kontra Hadapi Yuniornya, Sriwijaya FC Dulang Angka 3-1

GM Garuda Indonesia Cabang Palembang, Wahyu Kresna mengatakan sebelum pelemahan harga Rupiah terhadap Dolar beberapa waktu terakhir, harga avtur memang sudah naik.

Sehingga pada saat itu sudah dilakukan penyesuain dengan dilakukannya peningkatan tarif batas bawah sebesar 35 persen.

"Kenaikkan akan terjadi untuk rute penerbangan internasional seperti Amsterdam dan rute internasional lainnya. Kalau untuk rute domestik tidak akan ada peningkatan harga," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Siti Olisa
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved