Berita Muaraenim

Bangunan Pasar Kalangan dari Dana Desa di Kecamatan Lembak Muaraenim Tiba-tiba Ambruk

Tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba bangunan los kalangan di Desa Mutang Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, ambruk.

Bangunan Pasar Kalangan dari Dana Desa  di Kecamatan Lembak Muaraenim Tiba-tiba Ambruk
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak bangun los kalangan di Desa Mutang Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, ambruk. Meski tidak ada korban jiwa, namun bangunan tidak bisa digunakan untuk berdagang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba bangunan los pasar kalangan di Desa Mutang Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, ambruk.

Meski tidak ada korban jiwa, namun bangunan tidak bisa digunakan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, bangunan los pasar kalangan tersebut berukuran 9,5 meter X 16 meter yang dananya bersumber dari dana desa tahun anggaran 2017.

Bangunan tersebut beratapkan multiroof (seng) kerangka baja dengan tiang cor beton sebanyak 15 buah.

Baca: Empat Pria dan Seorang Wanita Digerebek Polisi ketika Sedang Pesta Narkoba di Muba

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa bangunan los pasar tersebut ambruk pada hari Senin (3/9) sekitar pukul 20.00.

Pada saat itu, kebetulan hujan deras dan anginnya kencang sehingga membuat bangunan los pasar tersebut bergoyang-goyang hingga akhirnya ambruk.

Camat Lembak, Elvik Fransiska STP MSi, membenarkan adanya kejadian bangunan los pasar kalangan Desa Tapus yang ambruk.

Pihaknya telah mengecek ke lapangan, dan telah memanggil pihak terkait untuk memperbaiki bangunan yang menggunakan Dana Desa tahun 2017 sekitar Rp 100 jutaan tersebut hingga seperti semula. Sebab bangunan disebelahnya sama los kalangan dibangun pada tahun 2017, namun menggunakan dana APBD Muaraenim.

Baca: Bandar Besar Narkoba yang Bermarkas di PALI Tewas Ditembak Karena Melawan Petugas

"Kita juga heran, bentuk bangunannya sama, tahun dibangunnya sama, tapi mengapa bangunan dari Dana Desa ambruk. Kita berikan waktu satu bulan untuk memperbaikinya," tegas Elvik.

Ketika dikonfirmasi ke Kabid Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muaraenim Burhanudin mengaku bahwa ia sedang tugas diluar kota, dan ia belum mengetahui perihal tersebut karena belum ada laporan dari stafnya.

"Saya masih tugas diluar kota, coba tanya ke staf saya," ujarnya.

Begitu dikonfirmasi ke Kasi Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muaraenim Ruslan, mengaku ia telah mendengar informasi jika ada bangunan pasar los kalangan yang ambruk. Namun ia belum mengetahuinya secara detil.

"Maaf pak, saya lagi pekerjaan di Kabupaten Pali. Nanti di Muaraenim saja," ujarnya singkat.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help