Berita Palembang

Terkait Status quo Wilayah Talang Buluh Begini Saran Komisi I DPRD Kota Palembang

Bukan karena apa yang akan dibangun yang kemudian menjadi buah bibir, tapi karena siapa yang telah

Terkait Status quo Wilayah Talang Buluh Begini Saran Komisi I DPRD Kota Palembang
Sripoku. com /Yandi Triansyah
Anggota Komisi I DPRD Kota Palembang Antoni Yuzar, Rabu (5/9/2018) 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Kawasan Talang Buluh terus mengalami perbincangan pasca ada rencana pembangunan Pusat Pendidikan Mustria Sriwijaya Agama Budha dan Vihara yang kabarnya sebagai pusat pendidikan agama Budha se-Asia Tenggara.

Bukan karena apa yang akan dibangun yang kemudian menjadi buah bibir,  tapi karena siapa yang telah mengeluarkan izin sehingga pembangunan bisa dilakukan.

Sebab  Talang Buluh yang berlokasi di Kecamatan Talang Kelapa ini sedang dibahas oleh Pemerintah provinsi dan Kemendagri terkait tapal batas wilayah yang melibatkan Palembang dan Banyuasin. 

Menurut PP no 23 tahun 1988 kawasan tersebut memang masuk Palembang,  tapi sebelum ada putusan dari Pemrintah Provinsi dan Kemendagri wilayah tersebut masih berstatus quo.

Anggota Komisi I DPRD Kota Palembang Antoni Yuzar menyarankan kepada Pemkab Banyuasin untuk menahan diri dulu, tidak memberikan izin apapun mengenai  pembangunan.

Sebab belum jelasnya status wilayah dari hasil pembahasan  tapal batas tersebut. 
 
"Kita selesaikan dulu masalahnya baru siapa yang berhak memberikan izin jika ada yang ingin melakukan  pembangunan, " katanya, Kamis (5/9/2018) saat dihubungi. 

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota Palembang  untuk menjemput bola terkait berlarut larutnya persoalan tapal batas ini. 

" Baik Pemkab Banyuasin maupun  Palembang selesaikan dulu biar perlu jemput bola ke Kemendgari, " katanya.

Sebab kata dia,  Jika izin telah keluar dan keputusan dan masuk wilayah mana,  maka akan bermasalah dikemudian hari izin yanh sudah dikeluarkan tersebut.  

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved