Berita Palembang

Mengaku Selalu Diancam dan Ditantang Korbannya, Eko Nekat Tusuk Sandi dan Tewas

Kurang dari 24 jam, usai penusukan, tersangka Eko ditangkap di kawasan Kenten ketika akan kabur naik travel ke Lampung.

Mengaku Selalu Diancam dan Ditantang Korbannya, Eko Nekat Tusuk Sandi dan Tewas
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Tersangka Eko Yuliansyah saat diamankan di Polsek IT II Palembang karena menikam Sandi hingga tewas. 

Laporan wartawan sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam kurun waktu 1 x 24 jam, unit Reskrim Polsek IT II Palembang berhasil ungkap kasus pembunuhan.

Bahkan pelaku bernama Eko Yuliansyah (22), hendak berusaha kabur ke Pulau Jawa.

"Habis menikam orang itu aku mau kabur. Rencananya mau naik travel ke Lampung dan pergi lagi ke Pulau Jawa, namun keburu ditangkap polisi," ujar tersangka Eko, ketika dirilis petugas di Mapolsek IT II Palembang, Rabu (5/9/2018).

Tersangka Eko dibekuk petugas atas kasus pembunuhan terhadap korban Sandi yang terjadi Selasa (4/9/2018) sore hari.

Baca: Alberto Goncalves Ingin Kembali Berseragam Timnas Indonesia, Begini Taktiknya

Eko terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya karena berusaha kabur.

Korban Sandi tewas dengan kondisi luka tusukan senjata tajam satu liang oleh tersangka Eko, yang terjadi di kawasan Jalan M Isa Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT II Palembang.

Korban Sandi ditusuk pada bagian dada sebelah kanan dan korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Tersangka Eko nekat menikam korban Sandi dari belakang yang ketika itu korban Sandi sedang duduk di lokasi jaga parkir.

Tersangka Eko dan korban Sandi, merupakan sesama juru parkir di kawasan Jalan M Isa Palembang.

Baca: Hujan Datang, Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan Membahayakan

"Aku cuma sekali menusuk dari belakang. Aku lakukan itu karena aku selalu diancam dan ditantang. Karena ditantang, aku pulang ke rumah dan ambil pisau. Aku tidak tahu kalau dia meninggal dunia," ujar Eko.

Kapolsek IT II Palembang Kompol Milwani didampingi Kanit Reskrim Ipda Novel mengatakan, tersangka ditangkap setelah keluarga korban penusukan melaporkan kejadian tersebut.

Dari laporan, anggota langsung melakukan pengejaran.

Kurang dari kurun waktu 24 jam, tersangka ditangkap di kawasan Kenten ketika berupaya kabur naik travel untuk ke Lampung.

"Tersangka terpaksa kami lumpuhkan, karena berupaya kabur ketika akan ditangkap. Tersangka kami kenakan pasal 340 KUHP karena melakukan pembunuhan berencana," ujarnya.(Welly Hadinata)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved