Berita Palembang

Oknum Pol PP di Ogan Ilir Jadi Peluncur Antar Pesanan 1.294 Butir Ekstasi

M Rizkillah alias Kiki (23), oknum Pol PP Pemkab Ogan Ilir (OI), dibekuk petugas atas kasus kepemilikan narkoba.

Oknum Pol PP di Ogan Ilir Jadi Peluncur Antar Pesanan 1.294 Butir Ekstasi
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
M Rizkillah alias Kiki (23), oknum Pol PP Pemkab OI yang menjadi tersangka kasus narkoba, tampak tertunduk lesu ketika rilis perkara di Ditres Narkoba Polda Sumsel, Selasa (4/9/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- M Rizkillah alias Kiki (23), oknum Pol PP Pemkab Ogan Ilir (OI), dibekuk petugas atas kasus kepemilikan narkoba.

Tersangka Kiki dibekuk dengan barang bukti narkoba ekstasi sebanyak 1.294 butir. Namun oknum Pol PP yang masih berstatus honorer ini membantah bahwa narkoba ekstasi miliknya.

"Saya tidak tahu kalau isi kantong itu narkoba ekstasi, saya ini cuma disuruh sebagai peluncur. Saya baru sekali ini disuruh dan saya tidak tahu siapa bandarnya," ujar ketika rilis perkara di Ditres Narkoba Polda Sumsel, Selasa (4/9/2018).

Tersangka Kiki dibekuk petugas Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel, saat melintasi Jalan Faqih Usman Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Senin (13/8/2018) pukul 18.30.

Ketika itu tersangka Kiki yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam, diberhentikan petugas dan langsung dilakukan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan petugas, didapatkan kantong plastik warna hitam yang tergantung pada stang motor.

Saat diperiksa petugas, kantong berisikan 15 bungkus plastik bening dan ternyata berisikan narkoba jenis ekstasi sebanyak 1.294 butir logo petir.

Warga Jalan SH Wardoyo Gang Gading Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini pun tak berkutik dan langsung dibawa petugas ke Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Baca: Jadi Theme Song Asian Games 2018, Sudjiwo Tedjo Ungkap Asal Lirik Yo Ayo Meraih Bintang Via Vallen

Baca: Loker di Palembang, 30 Perusahaan Besar Butuh Tenaga Kerja, Kunjungi Job Festival 2018!

"Sumpah saya baru sekali ini dijadikan peluncur. Saya tidak diupah dan hanya disuruh. Memang saya ini kerja sebagai Polisi PP di Ogan Ilir dan masih honda (honor daerah)," ujar Kiki yang terus berkelit dan bungkam memberikan keterangan siapa yang menyuruhnya sembari kepala tertunduk.

Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel Kompol Siswandi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Kiki berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan. Tersangka Kiki merupakan kurir yang dikendalikan oleh bandar.

"Tersangka Kiki yang statusnya honorer Pol PP ini masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik. Atas peran dan perbuatannya, tersangka Kiki dijerat dengan pasal 114, pasal 112 dan pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman pidananya kurungan penjara selama 20 tahun," ujar Siswandi.(*)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved