Berita Palembang

Beri Kenyamanan Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB, UPGRI Palembang Deklarasi Anti Perpeloncohan

Untuk meyakinkan mahasiswa baru nyaman dan konsentrasi dalam mengikuti kegiatan ini, pihak kampus dan panitia PKKMB

Beri Kenyamanan Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB, UPGRI Palembang Deklarasi Anti Perpeloncohan
Dok.Humas UPGRI Palembang
Pengalungan identitas peserta PPKMB oleh Rektor Universitas PGRI Palembang, Bukman Lian, Selasa (4/9/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Siti Olisa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 1886 mahasiswa Universitas PGRI Palembang mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Untuk meyakinkan mahasiswa baru nyaman dan konsentrasi dalam mengikuti kegiatan ini, pihak kampus dan panitia PKKMB melakukan deklarasi anti perpeloncohan. 

Baca: Beto Berharap Luis Milla Benar-benar Bertahan Latih Timnas Indonesia, Karena 2 Rahasia Penting Ini

Ketua Pelaksana Deklarasi Anti Perpeloncoan PKKMB Universitas PGRI Palembang, Dedi Busro, Selasa (4/9/2018) mengatakan, inisiatif ini muncul seiring dengan adanya himbuan dari Kemenristek Dikti tentang di dalam pelaksanaan Opdik di setiap universitas harus meniadakan tindakan-tindakan yang mempermalukan mahasiswa seperti perpeloncohan ini.

"Itulah alasan kami para ketua UKM dan Ormawa ini berkumpul dan bergandengan tangan bersama-sama menolak perpeloncohan itu. Deklarasi ini sebagai bentuk pernyataan sikap menolak perpeloncohan saat PPKMB Universitas PGRI Palembang," ujarnya.

Baca: Ini Dia 10 Smartphone Berkinerja Terbaik Agustus 2018 Versi AnTuTu

Dedi juga mengatakan pihaknya akan menjadi benteng utama pada mahasiswa baru ketika ada tindakan perpeloncohan dalam kegiatan ini. "Ini akan kami terapkan kepada semua paniti-panitia PKKMB ini," ujarnya.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Bukman Lian, mengatakan menyambut baik inisiatif dari panitia PKKMB ini. 

Baca: Video Atlet dan Ofisial Tim Asian Games 2018 Mulai Tinggalkan Palembang

"Deklarasi anti perpeloncohan ini adalah inisitif dari mahasiswa, Saya kira dengan adanya deklarasi ini tidak akan ada perpeloncohan karena mereka yang berjanji mereka yang melakukan dan mereka yang menjaga," ujarnya.

Bukman mengatakan selama PKKMB ini para mahasiswa akan berlangsung sampai 8 September nanti dan 9 September nanti juga akan ada jalan sehat keluarga besar UPGRI Palembang, PGRI Sumsel, dan anak lembaga dalam rangka dies natalis. 

Baca: Lima Kejuaraan Tingkat Dunia akan Kembali Digelar di Jakabaring Sport City Palembang

"Selama PKKMB ini, mahasiswa baru akan mendapatkan kuliah umum, ada BNN, radikalisme yang disampaikan Kapolda langsung, proses pembelajaran umum, L2 Dikti, dan besoknya mereka masuk ke prodi masing-masing, mereka akan mendapatkan ilmu bagaimana cara belajar di perguruan tinggi, pada tanggal 8 nanti penutupan dan dilanjutkan jalan sehat pada 9 September dan tanggal 10 mereka mulai kuliah," ujarnya

Baca: Penampilan Tak Konsisten Maria Sharapova, Kado HUT Suarez Navarro ke Perempat Final US Open

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto. Pihaknya juga menyambut baik deklarasi anti perpeloncohan di Universitas PGRI Palembang ini.

"Dengan pengenalan kampus ini dapat meyakinkan mahasiswa bawa UPGRI adalah kampus yang berkualitas. Tidak ada perpeloncohan, tidak ada kekerasam, sehingga mahasiswa merasa terayomi dan nyaman," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help