3 Kuliner Wajib Coba untuk Sarapan di Kota Manado

Pagi hari di Kota manado, tidak ada yang lebih indah dibanding sarapan dengan tiga pilihan kuliner setempat. Selain khas, rasanya juga terkenang

3 Kuliner Wajib Coba untuk Sarapan di Kota Manado
KSMTour.com
Nasi Kuning Khas Manado. 

SRIPOKU.COM , MANADO -Hmmm...nikmatnya jika pada Pagi hari di berada di Kota manado, sebab tidak ada yang lebih indah lagi, jika dibanding sarapan dengan tiga pilihan kuliner setempat yang memang sangat khas.

Selain dianggap khas di daerah tersebut, tentunya lidah kita akan dimanjakan dengan rasanya, yang akan tetap dikenang hingga pulang ke kota asal Anda.

Jika kita berjalan, maka tidak akan sulit mencari kuliner-kuliner ini, Anda tinggal meyusuri beberapa pasar, sentra kuliner, ataupun tenda pinggir jalan di pagi hari. Kuliner ini memang ramai dijajakan pagi harikarena cocok untuk sarapan.

Berikut pilihan hidangan sarapan khas di Manado:

1. Sedapnya Nasi Kuning Manado

Nasi kuning manado dengan bungkus janur yang khas.
 
Tentunya banyak nasi kuning di beberapa daerah. Maka nasi yang satu ini luar biasa. Sebab nasi kuning khas Manado mengandalkan pelengkapnya berupa irisan ikan cakalang, serta daging sapi yang diolah dalam bentuk irisan kecil-kecil. Telur rebus juga menjadi pelengkap serta ditaburi berbagai bumbu lainnya. Nasi kuning khas Manado sering disajikan atau dibungkus di daun woka (sejenis janur). Di Wakeke juga banyak disajikan menu nasi kuning selain tinutuan. Tetapi yang paling terkenal adalah nasi kuning di Kampung Kodo atau di Rumah Makan Saroja dan Rumah Makan Selamat Pagi. Jika malam hari, puluhan penjual nasi kuning bertaburan di Komo, yang membuka lapak hingga subuh.
===

2. Tinutuan

Sajian Tinutuan atau Bubur Manado dengan sambal roa dan ikan cakang fufu goreng.
Foto:Kompas--
 
Selanjutnya, Sajian Tinutuan atau Bubur Manado dengan sambal roa dan ikan cakang fufu goreng. 
 

Wow, Yang satu ini punya "nama beken" bubur manado, kalau sudah menyebut nama itu bisa dikenal sampai ke berbagai daerah di Indonesia.

Tinutuan merupakan makanan yang dibuat dari campuran berbagai sayuran hijau, antara lain kangkung, bayam, kemangi, dan yang khas daun gedi. Selain itu juga dicampur jagung, singkong, labu, dan bubur beras tentunya.

Rasanya gurih dan segar dari bahan-bahannya tersebut. Hidangan ini biasa disantap dengan nike, bakwan, ataupun ikan cakalang fufu (cakalang asap), sangat cocok untuk sarapan.

Jika hotel tempat Anda menginap tidak menyajikan hidangan ini, datangilah Jalan Wakeke, ada puluhan warung makan mulai dari yang sederhana sampai mewah menawarkan menu tinutuan.

===

3. Renyahnya Pisang Goreng

Sajian pisang goreng dan secangkir kopi sambil menikmati suasana sunset di Teluk Manado.
Sajian pisang goreng dan secangkir kopi sambil menikmati suasana sunset di Teluk Manado. (Kompas.com/Ronny Adolof Buol)

Sepintas mungkin tidak ada yang spesial dengan namanya. Namun setelah Anda coba pisang goreng manado yang kering bersama sambal dabu-dabu, Anda akan sulit berhenti mengunyahnya.

Di Manado, pisang goreng disantap dengan dabu-dabu atau sambal yang pedas. Buah pisang ini unik, pembuatnya mengatakan ini pisang manado, teksturnya kesat, tidak lembek, tetapi manis.

Namanya pun tak kalah unik, yaitu pisang sepatu. Jangan kaget jika banyak orang lokal memesan sepatud di warung kopi pinggir jalan.

Selain pisang sepatu yang umum, di Manado ada pisang goreng yang sangat khas, pisang goreng goroho namanya. Pisang ini digoreng justru saat belum masak. Pisang digoreng hingga garing, dan lagi-lagi disantap dengan dabu-dabu.

Kawasan kuliner Sabuah Bulu di Malalayang menjadi tempat favorit menyantap pisang goreng. Datanglah pagi atau menjelang sore, ratusan kios di sana akan menawarakan suasana matahari terbenam yang ditemani pisang goreng dan secangkir kopi.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Bejoroy
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved