Berita Palembang

Kombes Heri Nixon Bantah Tuduhan RA Gita Atas Laporan Dugaan Penculikan, Ini Fakta Sebenarnya

Terkait dilaporkannya Kombes Heri Nixon, perwira Mabes Polri oleh RA Gita Oktaviani (37), ibu rumah tangga (IRT)

Kombes Heri Nixon Bantah Tuduhan RA Gita Atas Laporan Dugaan Penculikan, Ini Fakta Sebenarnya
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Dr Bahrul Ilmi Yakup yang menunjukan bukti laporan didampingi Mr Soki SH MH dan Anton SH, selaku penasehat hukum sekaligus kerabat Kombes Pol Heri Nixon ketika memberikan keterangannya, Sabtu (1/9/2018) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terkait dilaporkannya Kombes Heri Nixon, perwira Mabes Polri oleh RA Gita Oktaviani (37), ibu rumah tangga (IRT), dibantah keras pihak keluarga dan penasehat hukumnya.

Sebelumnya, Kombes Heri dilaporkan di SPKT Mapolda Sumsel, atas kasus dugaan penculikan, penganiayaan disertai perampasan, terhadap suami RA Gita yakni bernama Ade Saputra yang berprofesi sebagai advokat. Laporan diterima petugas dengan Nomor LPB/660/IIV/2018/SPKT.

Baca: SUDAH DIMULAI, Live Streaming OChannel Final Sepakbola Asian Games 2018 Jepang vs Korea Selatan

"Apa yang dituduhkan atas laporan itu sama sekali tidak benar dan kami merasa dirugikan. Saya ada pada saat kejadian dan bapak Kombes Heri Nixon tidak pernah melakukan penculikan, penganiayaan, dan perampasan," ujar Anton, keluarga Kombes Pol Heri Nixon, ketika memberikan keterangannya, Sabtu (1/9/2018).

Diceritakan Anton, ketika itu Kombes Heri Nixon bersamanya dan kerabat, sedang jalan-jalan di wilayah kawasan Sukatani Palembang.

Baca: Ahlul Firman, Atlet Berdarah Sumsel Ini Duduki Peringkat Ke-15 di Cabor Triathlon Elit Master Putra

Namun saat berada di depan salah satu kafe, Kombes Heri melihat Ade.

Bahkan Kombes Heri sempat menelpon penyidik Satreskrim Polresta Palembang, dikarenakan Ade merupakan terlapor kasus dugaan penipuan cek kosong senilai Rp3 miliar pada tahun 2014.

"Karena terlalu lama menunggu penyidik datang, jadi bapak Kombes Heri turun dari mobil dan mendekati kafe lalu bertemu dengan Ade. Bahkan saat itu Ade berbincang dengan Kombes Heri. Ade itu memanggil Kombes Heri dengan sebutan om," ujar Anton.

Baca: Update Baru Perolehan Medali Sementara Asian Games 2018 Sabtu 1 September, Indonesia Kokoh di 4

Setelah berbincang, kemudian Ade diajak naik mobil secara baik-baik dan tidak ada ancaman atau paksaan.

Direncanakan Ade akan dibawa ke Polresta Palembang. Namun dalam perjalanan dan saat berada di simpang Sukatani, Ade keluar dari mobil dan kabur.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help