Asian Games 2018

Ini Sosok Saiful Rijal, Andalan Libasan Maut Sepak Takraw Asian Games 2018 yang Ditakuti Jepang

Tim sepak takraw beregu putera berhasil mencatatkan sejarah tinta emas di Ranau Hall Jakabaring Sport City, Jumat (1/9/2018).

Ini Sosok Saiful Rijal, Andalan Libasan Maut Sepak Takraw Asian Games 2018 yang Ditakuti Jepang
SRIPOKU.COM/YULIANI
Pemain sepak takraw Asian Games 2018 Saiful Rijal berfoto dengan salah satu penonton 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tim sepak takraw beregu putera berhasil mencatatkan sejarah tinta emas di Ranau Hall Jakabaring Sport City, Jumat (1/9/2018).

Diantara 6 pemain yang berlaga di final melawan Jepang, sosok Saiful Rijal cukup mencuri perhatian lewat libasan mautnya yang berhasil mencuri poin dari lawan.

Pria dengan nomor punggung 7 ini beberapa kali menundukkan tim Jepang lewat kemahirannya melakukan libasan.

Baca: Bang Ipul, Killer asal Lumajang yang Mendapatkan Julukan Baru di Asian Games Jakabaring

Bahkan saat diblok oleh tiga pemain lawan bertubuh tinggi, libasan tajam Rijal bisa menembus blokade rapat dengan apik.

Atlet asal Lumajang Jawa Timur ini mengaku tidak menyangka bersama tim bisa berdiri di podium tertinggi.

"Ini medali emas pertama di Asian Games. Kemarin sempat juga di ajang Sea Games waktu di Palembang. Dua kali dapat emas di Palembang benar-benar luar biasa," ujarnya.

Baca: Ditinggal Jualan di Pasar Induk, Motor Pria Ini Hilang di Parkiran

Ia mengaku sebelum bertanding sempat menelpon orangtuanya dulu yang menonton di rumah. Terkait bonus yangbakan ia dapatkan, tentu akan diberikn ke orangtua.

"Bagi saya semua pemain adalah andalan. Untuk awalnya memang agak canggung, demam panggung. Tapi kita bisa bermain bagus dengan kerja sama yang baik," jelas pria berusia 27 tahun ini. 

Saiful Rijal mengaku sejak kecil menyukai olahraga ini dan bermain di desanya. Masa kecilnya dihabiskan di SDN Oro-oro Ombo 5, kemudian melanjutkan ke SMP Nusantara Pronojiwo.

Baca: Chelsea Vs Bournemouth : Sama Incar Start Sempurna Tanpa Diperkuat Sejumlah Pemain Bintang

Kemampuan Rijal terus terasah karena olahraga ini sudah begitu familiar bagi masyarakat Kecamatan Pronojiwo.

“Sepak takraw sudah menjadi olahraga masyarakat di desa saya. Tiap sore, habis ashar, saat lagi santai-santai sambil main sepak takraw,” jelasnya.

Saat ditanya apakah sudah berkeluarga, sembari tersenyum Rijal hanya menggeleng pelan. "Saya masih jomblo mbak," ujarnya yang disambut tawa awak media.

Baca: Diduga Sering Dianiaya, 2 Bocah Panti Asuhan di Palembang Nekat Kabur ke Lampung Jalan Kaki

Sebagaimana diketahui, Indonesia bisa unggul dari Jepang dalam pertandingan 3 set.

Salah satu jurus yang banyak mencuri point dalam laga final kali ini adalah lompatan tinggi libasan dari Saiful Rijal yang menyukarkan pemain lawan untuk menjaga bola dengan baik.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help