Berita Musi Banyuasin

Diduga Kontur Tanah Lembut Usai Diguyur Hujan, Tiang Listrik di Desa Bailangu Timur Roboh

Akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Sekayu dan sekitarnya membuat tiang listrik yang berada di Jalan Lintas Tengah

Diduga Kontur Tanah Lembut Usai Diguyur Hujan, Tiang Listrik di Desa Bailangu Timur Roboh
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Pihak PT PLN Rayon Sekayu ketika melakukan penanggulangan terkait tiang listrik yang roboh di Desa Bailangu Timur. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Sekayu dan sekitarnya membuat tiang listrik yang berada di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) roboh sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (31/8/2018).

Pantauan Sripoku.com di lapangan, akibat robohnya tiang listrik tersebut membuat jalan yang biasa dilalui dua lajur kini hanya satu lajur, hal tersebut dikarenakan hampir sebagian besar badan tiang listrik yang roboh memakan sebagian jalan. 

Pihak PT PLN Rayon Sekayu ketika melakukan penanggulangan terkait tiang listrik yang roboh di Desa Bailangu Timur.
Pihak PT PLN Rayon Sekayu ketika melakukan penanggulangan terkait tiang listrik yang roboh di Desa Bailangu Timur. (SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI)

Baca: Hendak Pergi Kuliah, Mahasiswi Unsri Dibegal Dua Bandit Pakai Penutup Kepala

Baca: Ribuan Ulat Bulu Serang Rumah Warga di Pagaralam, Nyaris Masuk Rumah & Sebabkan Gatal-gatal

Humas PT PLN Rayon Sekayu, Irsan Hendra membenarkan terkait adanya tiang listrik PLN yang roboh. Robohnya tiang listrik PLN tersebut disebabkan oleh kontur tanah yang lembut setelah diguyur hujan cukup lebat.

“Ya, setelah kita mengecek adanya permasalahan yang terjadi pada sistem dan laporan yang masuk mengenai tiang listrik yang roboh kita langsung menurunkan tim untuk melakukan penanggulangan. Robohnya tiang listrik tersebut karena kondisi tanah yang kembut karena telah lama tidak diguyur hujan,”kata Irsan, Jumat (31/8/2018)

Lanjutnya, setelah kejadian tiang roboh tersebut pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penanggulangan sementara. Dimana tiang listrik setiggi 4 meter tersebut sebagian badannya menutupi jalan lintas tengah.

“Kita telah melakukan penanggulangan dengan memindahkan tiang listrik yang roboh dan untuk sementara waktu jaringan listrik kita padamakan. Mengenai pemadaman aliran listrik hanya bersifat sementara sampai penanggulangan yang dilakukan oleh tim selesai,” ungkapnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Muba AKP Rio Artha Luwih, menambahkan pasca terjadinya tiang listrik yang roboh di Desa Bailangu Timur pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengatur arus lintas. Hal tersebut dilakukan agar arus lintas lancar dan tidak terjadi kemacetan.

“Kita telah menurunkan tim untuk mengatur lalu lintas dan membantu pihak PLN dalam mengevakuasi tiang listrik yang roboh. Sejauh kondisi lalu lintas pada tempat tiang listrik yang roboh aman dan lancar,”jelasnya. (*)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help