Berita Empatlawang

Pelaku UMKM Empatlawang Mengaku Kemasan Produknya Kurang Menarik, Berharap Ada Dorongan Pemda

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Empatlawang saat ini masih bermunculan.

Pelaku UMKM Empatlawang Mengaku Kemasan Produknya Kurang Menarik, Berharap Ada Dorongan Pemda
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Petugas dari Dinas Koperasi dan UKM mengecek usaha bubuk kopi milik warga di Tebingtinggi, Rabu (30/872018). 

Apalagi, lanjutnya, peralatan dan mesin operasional produksi bukan yang cangggih hanya bisa memproduksi sedikit dengan kadar air tinggi.

"Kami harap ada solusi dari pemda, baik memberikan pinjaman lunak atau bahkan bantuan mesin setiap pemilik usaha sehingga bisa digunakan secara maksimal dan lancar," harapnya.

Hal senada disampaikan Tri Ningsih, pemilik usaha keripik mengaku kesulitan dalam kemasan produknya keripik singkong miliknya.

Ia berharap ada penjelasan strategi pemasaran sehingga mampu bersaing dan maju.

"Kemasan kamipun masih sederhana, apalagi alat penyaring minyak belum ada jadi keripik kami masih mengandung banyak minyak," jelasnya.

Baca: Peserta Asian Games 2018 Nyatakan Puas dengan Layanan Telkomsel

Lebih jauh Tri menjelaskan, setiap hari dari jualan keripik bisa menambah kebutuhan dapur, apalagi setiap lebaran bisa meraup untung lumayan.

Secara terpisah, kepala dinas koperasi dan UMKM kabupaten Empatlawang Kuswinarto, menjelaskan akan terus melakukan pendataan kondisi UMKM dibumi saling keruani sangi kerawati.

Bahkan melaporkan ke instansi membidangi UMKM provinsi dan pusat.

Baca: Jadwal Pertandingan Sepak Takraw Indonesia di Asian Games 2018, Tonton Live Streamingnya Disini

"Saat ini ada tiga orang pendamping koperasi dan UMKM mereka bisa langsung mendata sekaligus memantau perkembangan UMKM di Empatlawang, diharapkan bisa menjadi landasan kebijakan menentukan program baik oleh pusat, provinsi maupun kita di daerah."terangnya.

Lebih jauh Winarto mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan pengembangan UMKM, bahkan tidak sedikit UMKM yang sudah mendapatkan bantuan serta mengikuti pelatihan, namun tidak bisa serentak dan semuanya bertahap.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help