Ini Bedanya Panel LCD, LED, dan OLED

Salah satu komponen utama dalam memilih smartphone atau televisi masa kini adalah display panel yang digunakan. Setidaknya ada tiga varian

Ini Bedanya Panel LCD, LED, dan OLED
Nikkei Asian Review
Panel OLED. 

SRIPOKU.COM - Salah satu komponen utama dalam memilih smartphone atau televisi masa kini adalah display panel yang digunakan. Setidaknya ada tiga varian yang kerap muncul dalam produksi smartphone yakni LCD, LED, dan OLED.

Berita Lainnya:
Berkat Kecanggihan Teknologi LED, Mobil ini Bisa Kirim Pesan

Lantas, apa beda ketiganya?

LCD dan LED
Sebenarnya, LCD dan LED tidaklah jauh berbeda. Liquid crystal display atau LCD, menggunakan latar cahaya putih atau "white backlight" atau "sidelight". Iluminasi LCD adalah dengan menyinarkan cahaya putih tersebut dan sebagian panel bekerja untuk mengubah backlight menjadi individu piksel.

Sementara LED adalah singkatan dari light-emitting diode. Jika memiliki televisi dengan spesifikasi panel LED, itu artinya yang digunakan adalah panel LCD yang menggunakan LED sebagai sumber pencahayaanya.

LED lebih digunakan sebagai lampu latar untuk display LCD. Di sisi lain, LCD bekerja dengan sistem polarisasi. Polarisasi disini didefinisikan sebagai arah gelombang cahaya yang berisolasi atau getaran cahaya dari belakang ke depan dengan kecepatan konstan.

Cahaya akan keluar dari backlight yang tidak terpolarisasi. Kemudian dialirkan ke satu polariser atau penyaring optik yang membuat semua cahaya terisolasi bersamaan. Sesuai namanya, ada bagian lain bernama kristal cair atau "liquid crystal".

Layar LCD Canon EOS M5 dapat ditekuk ke arah atas dan bawah
Layar LCD Canon EOS M5 dapat ditekuk ke arah atas dan bawah. (Oik Yusuf/ KOMPAS.com)

Kristal cair disini adalah struktur yang mengubah setiap cahaya yang terpolarisasi tadi. Artinya, ketika cahaya mencapai titik polariser kedua yang diarahkan secara berlawanan dengan polariser pertama, maka semua cahaya akan terhalang.

Ketika voltase masuk, kristal cair akan menyala, lalu mengubah persentase polarisasi cahaya yang menuju polariser kedua. Polariser kedua memungkinkan cahaya masuk dan terlihat oleh mata.

Baca juga: Canon Rancang Lensa Kit 18-55 mm Ber-LCD

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved