Berita OKU Timur

Harga Singkong Racun di OKU Timur Terus Meroket. Petani Makin Bergairah

meski harga singkong racun cukup tinggi, namun stok cukup banyak sehingga kenaikan saat ini bukan dipengaruhi

Harga Singkong Racun di OKU Timur Terus Meroket. Petani Makin Bergairah
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Petani di OKU Timur yang mulai memanfaatkan lahan mereka untuk menanam singkok racun 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Harga singkong racun per kilogram di Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatn dalam satu tahun terakhir terus mengalami peningkatan.

Hal itu tentu saja membuat petani semakin bergairah untuk melakukan penggarapan lahan.

Harga singkong racun saat ini menurut Ansori (35), petani dari wilayah Martapura, mencapai hingga Rp 1.550 hingga Rp 1.650 per kilogram.

Baca: Begini Isi Surat Edaran Kemenag Terkait Aturan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola

Baca: Timnas U-23 Jepang Vs Korea Selatan, Babak Final Sepak Bola Asian Games 2018, Besok

Sebelumnya harga singkong racun berkisar antara Rp 1.450 hingga Rp 1.500 per kilogram.

"Singkong racun naik sejak 10 hari terakhir. Kenaikan harga singkong racun tersebut tentu saja membuat petani bergairah untuk menggarap lahan," katanya.

Menurut Ansori, meski harga singkong racun cukup tinggi, namun stok cukup banyak sehingga kenaikan saat ini bukan dipengaruhi oleh sedikitnya jumlah panen namun karena memang kebutuhan akan singkong racun cukup tinggi.

"Tapi tetap saja petani khawatir harganya kembali turun karena saat ini stok cukup banyak."

Baca: Acara Closing Ceremony Asian Games 2018 Akan Usung Konsep Perayaan

Baca: Bukan Orang Biasa, Hanifan Yudani Kusuma yang Membuat Jokowi dan Prabowo Berpelukan Cucu Legenda Ini

"Dari beberapa daerah yang sebelumnya tidak bisa dijual karena musim penghujan akibat medan yang berat, saat ini bisa keluar karena musim kemarau," jelasnya.

Dikatakan Ansori, tahun 2018 harga singkong racun cukup menggiurkan karena terus mengalami kenaikan setiap bulannya.

Meski kenaikan tidak signifikan, namun petani cukup gembira karena kenaikannya terus terjadi.

"Beberapa tahun lalu harga singkong racun sempat anjlok. Padahal cukup banyak petani karet yang mengalihfungsikan lahan mereka. Namun sejak terjadi kenaikan dalam satu tahun terakhir petani menjadi semakin bersemangat," katanya.

Baca: Baru Keluar Penjara Kepergok Maling Sepeda Motor, Residivis Kambuhan di OKU Tewas Dihakimi Massa

Baca: Kebakaran di Kelurahan Kuto Batu Palembang, 12 Rumah Ludes Terbakar

Sementara Tono, warga lainnya mengaku cukup senang dengan naiknya harga singkong racun dalam satu tahun terakhir.

Dirinya bahkan sempat kecewa dengan anjloknya harga singkong racun beberapa tahun lalu.

"Waktu itu harga karet anjlok. Saya mengalihfungsikan lahan ke tanaman singkong racun. Namun setelah panen harga singkong anjlok. Alhamdulillah saat ini harganya kembali naik," katanya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help