Berita Palembang

Academic Writing Workshop, Orangtua Siswa di High Flyer Juga Ikut Belajar Menulis Akademik

Jika sebelumnya hanya siswa yang diajarkan menulis akademik atau writing academic, kali ini giliran orangtua siswa

Academic Writing Workshop, Orangtua Siswa di High Flyer Juga Ikut Belajar Menulis Akademik
SRIPOKU.COM/YULIANI
Pembicara dari Universitas Sriwijaya, Dr Rita Inderawati, M.Pd saat membimbing salah seorang orang tua wali siswa High Flyer Palembang dalam memilih kosakata yang baik dalam menulis ilmiah berbahasa Inggris, Kamis (30/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jika sebelumnya hanya siswa yang diajarkan menulis akademik atau writing academic, kali ini giliran orangtua siswa yang diajarkan untuk menulis ilmiah dalam bentuk Bahasa Inggris.

Lewat program English for Academic Purposes (EAP),High Flyer Palembang kali ini menggandeng orangtua siswa untuk juga ikut belajar menulis akademik seperti anaknya.

Hanya saja, strategi pengajar dalam memberikan materi kepada orangtua sedikit berbeda.

Baca: Dari 115 TK & PAUD yang Ada di Empatlawang Hanya 9 yang Terakreditasi

Pengajar mengibaratkan menulis artikel seperti meracik makanan. Orangtua harus mampu memilih kosakata yang baik agar tulisan enak dibaca.

“Dalam Workshop for Parents ini kami mengambil tema 'Cooking Delicious Sandwich in High Flyer'. Dengan kata lain, tulisan itu seperti sandwich dan bagian dari sandwich itu sebagai paragraf,” ujar pembicara dari Universitas Sriwijaya, Dr Rita Inderawati, M.Pd, Kamis (30/8/2018).

Ia menjelaskan, pemilihan tema dilakukan agar orang tua tertarik dalam menulis ilmiah.

Baca: Video Penampakan Kondisi Latihan Yu Hyun Koo, Tanpa Pelatih dan Rekan-rekan Satu timnya

Tak hanya itu, pihaknya juga menggunakan strategi mengulas tuntas satu paragraf sebelum melangkah pada sesi esai hingga membuat artikel secara utuh.

“Nanti ke depan, orang tua siswa High Flyer ini akan membuat artikel hingga 7 halaman. Kita berharap agar mereka tertarik dan fokus untuk menulis,” ungkapnya.

Selama ini saat mengajar, menurutnya peserta mengalami kendala kosakata dan grammer. Meski begitu bukan menjadi hal prioritas sebab tujuan utama menulis untuk membuat orang tua tertarik.

Baca: Dinas Kesehatan Lahat Tetap Pantau Kondisi Jamaah Haji. Takutnya Terjangkit Virus Ini

Halaman
12
Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved