Berita Musi Rawas

Maksimalkan Potensi Perikanan di Musirawas, Tim KKP Teliti Kualitas Air Danau Gegas

Sebab, Danau Gegas sangat potensial untuk dijadikan sebagai pusat pembudidayaan ikan dan udang air tawar, melalui teknik budidaya

Maksimalkan Potensi Perikanan di Musirawas, Tim KKP Teliti Kualitas Air Danau Gegas
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan penelitian air Danau Gegas diwilayah Kecamatan Sukakarya untuk menganalisa kandungan air. Penelitian untuk menentukan jenis ikan dan udang yang cocok untuk dibudidaya dengan keramba apung di Danau Gegas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)melakukan penelitian air Danau Gegas untuk dianalisa.

Penelitian dilakukan untuk mengetahui kandungan air danau tersebut untuk menentukan jenis ikan dan udang yang cocok dibudidaya melalui keramba apung di Danau Gegas.

"Kami dari Kecamatan Sukakarya dan dari Dinas Perikanan, menemani tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang melakukan penelitian terhadap kandungan air Danau Gegas. Tim mengambil sampel dibeberapa bagian danau, dari sumber-sumber air untuk dilakukan pengujian dan dianalisa," ujar Camat Sukakarya, M Setiawan, kepada Sripoku.com, Rabu (29/8/2018).

Baca: Belum Selesai Dibangun, Jembatan Musi IV Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Dikatakan, tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalukan penelitian dan analisa kandungan air ini untuk menentukan jenis ikan dan udang apa saja yang cocok untuk dibudidayakan melalui keramba apung di Danau Gegas tersebut nantinya.

Sebab, Danau Gegas sangat potensial untuk dijadikan sebagai pusat pembudidayaan ikan dan udang air tawar, melalui teknik budidaya kerambah apung.

Baca: Update Terbaru Klasemen Medali Sementara Asian Games 2018, Wita Genapi 30 Emas Indonesia

"Karena itu, analisa kandungan air ini memang sangat diperlukan, sehingga bisa ditentukan jenis ikan atau pun udang apa saja yang cocok dibudidayakan melalui kerambah apung di Danau Gegas," ujarnya.

Dikatakan, saat ini sudah ada delapan unit kerambah apung di Danau Gegas.

Kondisinya masih bagus dan selama ini belum termanfaatkan secara maksimal.

Baca: Alex Noerdin Dan Orang Tua Hinayah Bercerita Masa lalu Sang Juara Asian Games 2018

Namun kedepan, setelah ada hasil penelitian dari tim Kenterian Kelautan dan Perikanan terkait jenis ikan dan udang yang cocok, maka pemanfaatan keramba apung itu akan dimaksimalkan.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved