Berita Muaraenim

6 Daerah di Sumsel Tunda Pelaksanaan Program Imunisasi Measles Rubella

Di Sumsel ada lima daerah yang meminta untuk ditunda pelaksanaan imunisasi MR yakni Muaraenim, Bayuasin, Pagarlam, OKUS dan Lahat.

6 Daerah di Sumsel Tunda Pelaksanaan Program Imunisasi Measles Rubella
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten Muaraenim Drs Ibrahim Ilyas, memimpin rapat penjelasan masalah imunisasi MR dari Dinkes Sumsel di ruang rapat Bupati Muaraenim, Rabu (28/8). 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Meski Fatwa MUI menyatakan imunisasi Measles Rubella (MR), adalah Mubah Syar'i, namun sebagian masyarakat masih enggan dan takut melakukan imunisasi.

Bahkan enam Kabupaten/Kota terpaksa menunda pelaksanaan program imunisasi MR tersebut.

"Saat ini, sedikitnya ada enam Kabupaten/Kota di Sumsel yang menunda pelaksanaan imunisasi MR. Mudah-mudahan setelah ada Fatwa MUI, masyarakat yakin untuk imunisasi MR tersebut," ujar Kabid P2P Dinkes Sumsel
Ferry Yanuar SKM Mkes dalam rapat Kabid P2P Dinkes Sumsel, di ruang Bupati Muaraenim, Rabu (29/8/2018).

Menurut Ferry, dari data yang ada, untuk di Indonesia, sejak adanya isu dan berita imunisasi MR mengandung unsur Babi, memang ada beberapa daerah yang menyatakan untuk menunda program tersebut, sampai ada keputusan yang pasti dari pemerintah dan MUI.

Baca: Abrar Diserang Rubella Sejak dalam Kandungan, Begini Kondisinya Sekarang

Untuk di Sumsel sendiri, ada lima daerah yang meminta untuk ditunda seperti Muaraenim, Bayuasin, Pagarlam, OKUS dan Lahat.

Untuk itu, pihak Dinkes Muaraenim terus berupaya untuk menyakinkan masyarakat bahwa imunisasi MR sangat penting bagi anak-anak, dan hukumnya Mubah Syari.

"Kita mau cari vaksin MT yang tidak mengandung babi. Namun saat ini, di dunia belum ada, dan kita berharap kedepan sudah ada. Jadi tidak ada alternatif lain," tukasnya.

Baca: Update Terbaru Klasemen Medali Sementara Asian Games 2018, Wita Genapi 30 Emas Indonesia

Hal senada dikatakan oleh Jana dari perwakilan Unicef didampingi Riana JS SKM MEpid Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Muaraenim.

Menurutnya, target partisipasi nasional program imunisasi MR ini adalah diatas 95 persen termasuk di Sumsel, namun di Sumsel baru mencapai 36,2 persen.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help