Berita Palembang

Ini Penyebab Diabetes Menurut Dokter Internis RS Siloam Sriwijaya, Bukan Hanya Karena Keturunan

Penyakit Diabetes yang merupakan induk dari segala penyakit menurut dokter spesialis penyakit dalam (Internis)

Ini Penyebab Diabetes Menurut Dokter Internis RS Siloam Sriwijaya, Bukan Hanya Karena Keturunan
SRIPOKU.COM/YULIANI
Dokter spesialis penyakit dalam (Internis) RS Siloam Sriwijaya, dr Merry Sp.PD dalam seminar Siloam Sriwijaya bersama Komunitas Kesehatan yang juga mengangkat tema, kenali penyakit jantung dan diabetes bersama dr Andrian Masno, Sp.JP (K), FIHA dan dr Merry, Sp.PD di Function Room lantai 9 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Minggu (26/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penyakit Diabetes yang merupakan induk dari segala penyakit menurut dokter spesialis penyakit dalam (Internis) RS Siloam Sriwijaya, dr Merry Sp.PD terus menghantui masyarakat di dunia terutama di Indonesia.

Menurut Merry, diabetes yang juga sering disebut silent killer ini di benua Asia menempati urutan ke lima dan bahkan yang terkena penyakit ini banyak yang bukan karena keturunan.

Baca: Penggerebekan Arena Sabung Ayam di Talang Pete Plaju, Bandar HS Lolos Kepungan Jatanras

"Selama ini Diabetes sering disebut kencing manis dan penyakit ini ada berbagai macam tipe," ujarnya dalam seminar Siloam Sriwijaya bersama Komunitas Kesehatan yang juga mengangkat tema, kenali penyakit jantung dan diabetes bersama dr Andrian Masno, Sp.JP (K), FIHA dan dr Merry, Sp.PD di Function Room lantai 9 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Minggu (26/8/2018).

Ia menambahkan tipe yang paling banyak dijumpai itu tipe 2 stadium awal (gejala tidak terasa) dan beberapa tahun kemudian menjadi komplikasi (gejala terasa).

Baca: Pernak-Pernik Asian Games Paling Diburu di Sumsel Exp, Catat Perputaran Uang Rp 12 Miliar

Penyebab diabates ini juga ada dua faktor, yakni kekurangan hormon insulin baik jumlahnya atau efek kerjanya dan komplikasi pada berbagai organ tubuh, misalnya ginjal, mata, saraf, jantung dan pembulu darah.

"Faktor lainnya itu faktor keturunan dan faktor lingkungan. Saat ini bahkan banyak yang terkena diabetes bukan karena keturunan tapi gaya hidup berisiko, seperti makan berlebihan, kurang aktivitas fisik dan stress," jelasnya.

Baca: Kebakaran Panca Usaha SU I Palembang, 14 Rumah Hangus Terbakar. Berikut Daftar Korbannya

Selain itu gejala diabetes ini, seperti berat badan menurun, sebaliknya nafsu makan bertambah, sering buang air kecil terutama saat malam. Cepat terasa lelah dan mengantuk, cepat merasa lapar dan haus.

"Selain itu mudah timbul bisul atau abses yang sukar sembuh, penglihatan kabur sering dan berganti ukuran kacamata, gairah seks menurun, ibu melahirkan bayi lebih dari 4 kilogram dan kesemutan," ungkapnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help