Berita OKU Timur

Gelar Sosialisasi UU Ketenagakerjaan, Perusahaan di OKUT Diminta Patuhi Prosedur

Perusahaan yang ada di Kabupaten OKU Timur diminta untuk mematuhi dan menjalankan amanat undang-undang jika terjadi perselisihan

Gelar Sosialisasi UU Ketenagakerjaan, Perusahaan di OKUT Diminta Patuhi Prosedur
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten OKU Timur menggelar sosialisasi UU ketenagakerjaan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA-- Perusahaan yang ada di Kabupaten OKU Timur diminta untuk mematuhi dan menjalankan amanat undang-undang jika terjadi perselisihan antara perusahaan dengan pekerja agar dapat diselesaikan sesuai dengan amanat UU nomor 2 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKU Timur Drs Elfian Syawal, MM melalui kepala bidang, Sumar, SE usai menggelar sosialisasi dan pertemuan dengan perusahaan yang dilaksanakan selama dua hari Jumat-Sabtu (25/8/2018), hubungan industrial merupakan sistim hubungan antara pelaku dalam proses produksi barang atau jasa yang terdiri dari unsur pengusaha, pekerja dan pemerintah.

"Hubungan industrial didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD Republik Indonesia Tahun 1945. Sarananya meliputi SP/SB, Organisasi pengusaha, lembaga kerjasama Bipartit, lembaga kerjasama Tripartit, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, peraturan perundang-undangan KT dan lembaga penyelesaian perselisihan HI," katanya.(*)

Baca: Live Streaming Asian Games 2018 Jakarta Palembang Cabor Voli Pantai Putra, Indonesia vs Oman

Baca: DPD Nasdem Palembang Optimistis Raih 10 Kursi di Pileg 2019 Mendatang

Baca: Live Streaming Asian Games 2018 Jakarta Palembang Cabor Voli Putra, Sri Lanka VS China

Baca: Download Drama Korea My ID Is Gangnam Beauty Episode 9, Do Kyung Suk & Kang Mi Rae Kencan?

Baca: Terima Banyak Kecaman, Ini 5 Kontroversi Wasit Shaun Evans di Laga Timnas U-23 Indonesia vs UEA

Penulis: Evan Hendra
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help