Berita Palembang

Tingkatkan Kedisiplinan ASN di Lingkungan Pemkab Lahat, Pj Sekda Lahat Lakukan Tindakan Tegas Ini

Sejak dilantik sebagai pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lahat, HM Rudi Thamrin SH MM terus berupaya meningkatkan

Tingkatkan Kedisiplinan ASN di Lingkungan Pemkab Lahat, Pj Sekda Lahat Lakukan Tindakan Tegas Ini
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Pj Sekda Lahat, HM Rudi Thamrin SH MM 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Sejak dilantik sebagai pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lahat, HM Rudi Thamrin SH MM terus berupaya meningkatkan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat.

Pasalnya selama ini banyak ASN yang telat saat akan melaksanakan apel pagi, untuk meningkatkan kedisplinan ini Rudi menerapkan sanksi tegas, misalnya akan menutup pintu masuk kantor Pemkab Lahat saat ada yang telat apel pagi.

Baca: Kenapa Sate, Tongseng dan Gulai Sering Ada Dalam Satu Penjual? Ternyata Ada Sejarahnya, Ini Dia

Ditegaskanya, tiga unit pintu yang ada akan ditutup rapat dan setiap pintu akan dijaga Polisi Pamong Praja (Pol-PP).

“Tepat pukul 07.30 wib, mulai Senin hingga Jumat, ASN telat apel pagi, maka, tiga pintu pagar akan ditutup hingga selesai apel dilaksanakan baru kembali dibuka,” ucap mantan Kepala Inspektorat Lahat ini, Kamis (23/8).

Selain itu, sambung dia, finger print yang ada di sekretariatan pemda, akan direstart ulang. Biasanya ASN cukup menggunakan satu jari saja, kini, wajib 10 jari.

Baca: Live Streaming dan Siaran Langsung Panjat Tebing Putri Asian Games 2018 Palembang

“Hal ini, saya terapkan juga ketika masih di Inspektorat, dan Alhamdulillah, para pegawai datang tepat waktu dan disiplin,” ungkap HM Rudi Thamrin.

HM Rudi Thamrin menjelaskan, ini nantinya akan mempengaruhi jumlah dari Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP), setiap bulannya didapatkan.

Baca: Usai Pilkada ASN OKI Diresahkan Isu Mutasi Jabatan.Wakil Ketua DPD JPKP : Itu Hak Prerogatif Bupati

“Jangan mau TPP saja, tapi, kerjanya malas, apel telat, maka, disamping absen secara manual ketika apel, finger print pun ikut dalam penghitungannya,”tegasnya.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved