Asian Games 2018

Berhasil Raih Perunggu, Dua Atlet Dayung Indonesia Ini Terkejut Lihat Pedayung Jepang di Posisi 4

Dua atlet Dayung Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018, Yayah Rokayah dan Julianita mengaku bersyukur

Berhasil Raih Perunggu, Dua Atlet Dayung Indonesia Ini Terkejut Lihat Pedayung Jepang di Posisi 4
SRIPOKU.COM/RESHA
Atlet Dayung Indonesia Julianita dan Yayah Rokayah usai upacara pemberian medali. 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dua atlet Dayung Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018, Yayah Rokayah dan Julianita mengaku bersyukur berhasil mendulang medali perunggu di nomor Women’s Pair/Ganda Wanita, Kamis (23/8/2018).

Mereka berhasil menyumbang medali perdana di cabor yang digelar di Jakabaring Rowing and Canoeing Reggata Course tersebut.

Baca: Kemenhub Direktorat Perkeretaapian Gelar Talkshow Edukasi Warga Sayang LRT

Duet Yayah-Julianita ini berhasil masuk garis finish di urutan ketiga dengan perolehan waktu 8.03.95. Mereka kalah dengan Korea Selatan yang masuk di urutan kedua dengan catatan waktu 8.00.25 dan China dengan catatan waktu 7.55.50.

Perolehan medali perunggu ini merupakan medali kedua dari kontingen Indonesia yang berlaga di Palembang. Sebelumnya, pecah telur medali telah terjadi di cabang olahraga (cabor) Sepak Takraw yang juga menyumbang medali.

Baca: Motornya Dipinjam Teman dan Tak Kunjung Dikembalikan, Wanita di Palembang Ini Lapor Polisi

“Senang sekali, pokoknya ini persembahan dari nomor kita Rowing (Dayung),” ujarnya usai upacara pemberian medali.

Ia memang paham, China dan Korea menjadi lawan menakutkan dan patut diwaspadai di semua nomor Dayung. Namun, ia lebih terkejut dengan keikutsertaan Jepang dalam nomor mereka kali ini.

Baca: Jelang Pileg dan Pilpres 2019. Data Kependudukan Sudah Diserahkan Sejak 2017 Lalu

“Kita surprise banget ada Jepang. Karena Jepang baru turun tapi kuat baget,” tuturnya.

Melihat track record Jepang di angka tersebut, mereka berhasil finish di urutan keempat. Mereka nyaris mengejar Yayah-Julianita walaupun pada akhirnya mereka terpaut empat detik di garis finish.

Baca: Mulai Hari Ini Sampai Selesai Asian Games Masuk JSC Gratis, Nonton Pertandingan Baru Bayar

Dan perjuangan Yayah-Julianita pun belum usai sampai sini. Sebab, mereka masih akan bertarung di nomor Women’s Four (W4-), berkolaborasi dengan Corputty dan Rahmanjani.

“Kami menargetkan yang terbaik, kalau bisa lebih dari ini,” tambah Julianti.

Maklum, atlet kelahiran 1993 ini mengaku ini adalah pengalmaan pertamanya berlaga di ajang selevel Asia. Langsung diganjar medali, membuat ia menjadi termotivasi untuk memberikan yang terbaik.

Baca: Mengira Polisi Sudah Lupa, Tersangka Pembunuhan yang Buron 7 Tahun Ini Berhasil Dibekuk

“Perasaannya seneng banget. Karena persiapannya sudah beberapa tahun, kemudian sempat di Belanda juga 3 bulan,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved