Berita Palembang

700 Kendaraan Parkir Liar di JSC Diangkut Paksa. Pemilik Bisa Ambil Kendaraanya Dengan Cara Ini

Sedikitnya, ada 700 sepeda motor diangkut paksa karena parkir sembarangan di depan JSC, mayoritas pemilik kendaraan adalah panitia

700 Kendaraan Parkir Liar di JSC Diangkut Paksa. Pemilik Bisa Ambil Kendaraanya Dengan Cara Ini
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Ratusan motor sejak pagi hari telah ditertibkan pihak keamanan JSC karena parkir sembarangan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meskipun di beberapa titik seputaran wilayah Jakabaring Sport City (JSC) telah terpasang spanduk larangan parkir masih banyak yang melanggar.

Untuk memberikan efek jera belasan petugas gabungan dari polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, mendatangi parkir-parkir liar untuk ditertibkan, salah satunya berada di bawah Stasiun Jakabaring, Kamis (23/8/2018).

Baca: Penonton Asian Games 2018 Antre di Pintu Masuk Jakabaring Sport City Palembang (Foto)

Sedikitnya, ada 700 sepeda motor diangkut paksa karena parkir sembarangan di depan JSC, mayoritas pemilik kendaraan adalah panitia Asian Games 2018.

Kasub Satgas Rute Lokasi dan Parkir Asian Games, AKBP Lisebeth mengungkapkan, tindakan tegas diambil karena parkir liar itu mengganggu kelancaran lalu lintas.

Apalagi, telah disediakan kantong-kantong parkir bagi panitia dan pengunjung.

Baca: Gubernur Sumsel Alex Noerdin Serahkan Bantuan kepada 16 Atlet Asian Games 2018

"Total hari ini ada 700 sepeda motor yang kita angkut. Pemiliknya dari mana saja, ada pengunjung bahkan panitia Asian Games," ungkap Lisebeth saat dikonfirmasi, Kamis.

Dikatakannya, sepeda motor itu dibawa ke kantong parkir di sekitar Main Press Center (MPC). Pemilik bisa mengambil kendaraannya dengan menunjukkan STNK kepada petugas.

"Untuk sementara tidak ada sanksi, hanya kita angkut dan dipindahkan saja," jelasnya.

Baca: Ganggu Pejalan Kaki, Petugas Dishub Derek Kendaraan yang Parkir di Bawah Stasiun LRT JSC

Kabid Operasional dan Lalu Lintas Dishub Palembang, Marta Edison menambahkan, bahwa dirinya mengaku heran kenapa masih banyak masyarakat ataupun petugas volunteer Asian Games yang masih tak menaati aturan di kantong-kanting parkir resmi.

Padahal, kantong parkir sudah disediakan shuttle bus yang siap membawa pengunjung masuk ke dalam JSC.

"Di kantong parkir kan sudah ada shutle busnya. Jadi ya turuti la aturan jangan parkir sembarangan, kalau seperti ini kan bisa menganggu aktifitas atlet," jelasnya.

Baca: Kemenhub Direktorat Perkeretaapian Gelar Talkshow Edukasi Warga Sayang LRT

Ia menegaskan, pihaknya telah memasang imbauan larangan parkir di bawah stasiun LRT Jakabaring. Apabila masih ada yang membandel bakal di kenakan sanksi tegas.

"Ya kalau masih bandel, kedepannya bakal kita berikan sanksi tegas, tanpa terkecuali," tegasnya

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help