Berita Palembang

BBPOM Palembang dan Tim Terpadu Temukan Kurma Berkutu dan Berjamur di Pusat Ritel Modern

Kutunya sudah banyak dan tak bagus lagi sehingga kurmanya tak bisa dijamin kualitas, mutu maupun gizinya

BBPOM Palembang dan Tim Terpadu Temukan Kurma Berkutu dan Berjamur di Pusat Ritel Modern
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
BBPOM mengecek kondisi kurma yang ditemukan berjamur dan berkutu di sebuah pusat perbelanjaan di Palembang, Selasa (21/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.com, PALEMBANG - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang bersama tim terpadu dari Satuan Tugas Pangan serta Dinas Kesehatan Provinsi, Dinkes Kota Palembang, Dinas Ketahanan Pangan Sumsel dan YLKI Sumsel melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat ritel modern di Palembang, Selasa (21/8/2018).

Dari temuan sidak tim gabungan sangat mencengangkan yakni buah kurma yang dijual kondisinya sangat buruk dan tak layak konsumsi.

Padahal kurma dengan merk GV ini memiliki masa kadaluwarsa hingga 2019.

Baca: Besok, Solat Idul Adha 1439 di Masjid Agung Palembang Diimami KH Nawawi Dencik

"Kondisi kurmanya berkutu dan berjamur. Kutunya sudah banyak dan tak bagus lagi sehingga tak bisa dijamin kualitas, mutu maupun gizinya. Masyarakat harus jeli saat membeli," ujar Kepala BBPOM Palembang, Dewi Prawitasari.

Meski belum masuk masa kadarluarsa, Dewi mengatakan kondisi seperti ini bisa saja terjadi karena hal itu berpengaruh besar pada kondisi penyimpanannya. Semisal kebersihan dan suhu tempat penyimpanan.

Baca: Beredar Video Seorang Ustaz Doakan Prabowo Subianto & Titiek Soeharto Bersatu Kembali

"Harusnya ini tak boleh lagi dijual, meski dalam bentuk eceran terkecil seperti ini."

"Kalaupun itu dalam bentuk eceran harus pula dilengkapi dengan P-IRT. Mereka juga wajib mendapatkan izin edar dari dinas Kesehatan Kota Palembang," jelasnya.

Dikatakan Dewi, data yang didapat dari pengelola ritel sedikitnya ada 50 karton kurma merk GV yang tersimpan di gudang, dari karton ini di ecer dalam bentuk kemasan terkecil.

Baca: Merokok di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Turis Ini Dicari Pol PP Sumsel untuk Diberi Sanksi

"Selain kurma yang berjamur dan berkutu, kita juga temukan kemasan yang rusak seperti air minum, makanan kaleng dan susu. Ada juga kemasan pangan yang tidak tercantum izin edar. Total ada 15 item dengan nilai total keekonomiannya sekitar Rp 18 juta," ujarnya.

Sementara itu, Denny Zulkifly Sinaga, Duty Manager Groseris Lotte Mart mengungkapkan kurma yang ditemukan kutu tersebut berada di gudang dan setelah sidak ini semua barang akan diretur ke Jakarta.

"Dari pihak BBPOM tadi meminta sample kemasan untuk dicek. Kami dari Lotte Mart meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," ujar Denny Zulkifly Sinaga.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved