Hari Raya Idul Adha 2018

Pondok Pesantren RU Ogan Ilir Shalat Idul Adha Lebih Cepat dari Ketetapan Pemerintah

Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) melaksanakan shalat Idul Adha

Pondok Pesantren RU Ogan Ilir Shalat Idul Adha Lebih Cepat dari Ketetapan Pemerintah
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIADI
Sejumlah santri PPRU Sakatiga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir melakukan persiapan lokasi yang nantinya akan ditentukan untuk pelaksanaan shalat Idul Adha 1438 H. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) melaksanakan shalat Idul Adha satu hari lebih cepat dari hari dan tanggal yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh Mudir ponpes RU KH Ust Tol'at Wafa Lc, santri dan warga ponpes melaksanakan shalat Idul Adha berlangsung pada Selasa (21/8/2018) nanti.

Baca: Depresi Setiap Orang Itu Berbeda Lho! Ini Ciri-Cirinya, Mulai Dari Anak-Anak, Dewasa Hingga Lansia

Dijelaskan Ust Tol'at Wafa melalui bidang sekretariat Ust Salamuddin menjelaskan, PPRU melaksanakan shalat Idul Adha satu hari lebih cepat, karena mereka berpatokkan jamaah haji yang ada di Mekkah, Selasa (21/8) telah melaksanakan Wukuf di padang arafah.

"Wukuf itu menandakan bahwa secara kalender termasuk kalender ke-9 Zulhijjah. Berarti besok (Selasa), sudah masuk ke hari raya Idul Adha yang sudah masuk ke tanggal 10 Zulhijjah," jelas Ust Salamuddin, saat dibincangi di ruang Sekretariat PPRU, Senin (20/8).

Baca: Bayi di Palembang Diberi Nama Adibah Asian Games

Dipaparkannya, kalau perbedaan waktu antara Mekkah dan waktu Indonesia bagian barat lebih kurang tiga - empat jam.

"Jadi, apabila momen Wukufnya jamaah haji telah terlaksanakan hari ini. Maka, besok telah masuk hari raya Idul Adha," paparnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG ! Ini Link Siaran Langsung & Susunan Pemain Indonesia Vs Hong Kong

Secara keseluruhan, baik santri mapun warga RU berjumlah 3 ribu umat. Mereka akan melaksanakan shalat Idul Adha di halaman ponpes RU Sakatiga Indralaya Kabupaten OI.

Saat disinggung mengani perbedaan hari dan waktu pelaksanaan shalat Idul Adha antara PPRU dengan pemerintah, menurut Ust Salamudin, pihaknya tidak mempermasalahkan hal ini.

Baca: Penyaluran Dana Tunjangan Guru Dihentikan, 6 Daerah di Sumsel Ini Penyalurannya Sudah Distop

"Beberapa tahun yang lalu, kita sudah pernah melaksanakan shalat Idul Adha satu hari lebih cepat dari yang telah ditentukan oleh pemerintah."

"Namun itu tidak ada masalah, walaupun ada perbedaan, sekalipun pemerintah menetapkan pelaksanaan shalat Idul Adha pada hari Rabu."

Baca: Harga Kopi di Pagaralam Kembali Anjlok, Turun Rp 4 Ribu Per Kilogram

"Ya, seperti yang sudah saya jelaskan tadi, kita berpatokkan dengan pelaksanaan momen wukuf jamaah haji di padang arafah Mekkah," jelas Ust Salamuddin.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, pihak panitia pelaksanaan Idul Adha PPRU Sakatiga telah mempersiapkan semua peralatan dan perlengkapan untuk pelaksanaan shalat Idul Adha bagi umat PPRU Sakatiga Indralaya, mulai dari pembersihan halaman tempat berlangsungnya shalat Idul Adha nanti serta mempersiapkan pengeras suara.

Baca: Siaran Langsung & Live Streaming Indonesia VS Hong Kong, Ini Formasi Pemain Pasukan Luis Milla

Untuk pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya (PPI) Kabupaten OI, mereka melaksanakan shalat Idul Adha pada Rabu (22/8) yang rencananya akan berlangsung di kampus D PPI Desa Tanjung Gelam Indralaya Selatan Kabupaten OI.

"Berdasarkan aturan pemerintah, kita melaksanakan shalat Idul Adha pada Rabu (22/8), di halaman Kampus D PPI di Desa Tanjung Gelam Indralaya Selatan. Selanjutnya, dilakukan pelaksanaan pemotongan hewan kurban sebanyak lima ekor," ujar Ketua panitia semarak Idul Adha 1438 H PPI ustad Zaimuddin MSI Al Hafidz.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved