Berita Pagaralam

Harga Kopi di Pagaralam Kembali Anjlok, Turun Rp 4 Ribu Per Kilogram

Pasalnya saat ini harga kopi di Kota Pagaralam kembali mengalami penurunan. Bahkan harha kopi kali ini bisa dikatakan anjlok.

Harga Kopi di Pagaralam Kembali Anjlok, Turun Rp 4 Ribu Per Kilogram
Dok.SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Salah seorang petani kopi sedang melakukan penjemuran kopi, di Desa Simpang Pancur Kecamatan Pulqu Beringin, Kamis (19/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Petani Kopi di Pagaralam kembeli menjerit. Pasalnya saat ini harga kopi di Kota Pagaralam kembali mengalami penurunan. Bahkan harga kopi kali ini bisa dikatakan anjlok.

Pasalnya penurunan harga kopi kali ini mencapai Rp 4.000 perkilogram. Saat ini harga kopi kwalitas baik di Pagaralam hanya tinggal Rp19.000 perkilogram.

Padahal sebelumnya harga kopi mencapai Rp25.000 sampai Rp26.000 perkilogram.

Baca: Siaran Langsung & Live Streaming Indonesia VS Hong Kong, Ini Formasi Pemain Pasukan Luis Milla

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Senin (20/8/2018) menyebutkan, penurunan harga kopi Pagaralam ini mulai terjadi sejak awal Juli lalu.

Bahkan kondisi harga sampai Agustus ini mengalami naik turun.

Namun kali ini penurunnya cukup banyak yaitu dari Rp23.000 perkilogram menjadi Rp19.000 perkilogram.

Baca: Hadapi Laga Penyisihan Akhir Grup A. Ini Modal Timnas Wanita Bisa Lolos ke Babak 8 Besar

Keling (42) salah satu petani Kopi mengatakan, sangat terkejut dengan penurunan harga kopi kali ini. Pasalnya jarang sekali harga kopi bisa langsung turun drastis seperti saat ini.

"Ini bukan turun namanya dek, tapi berubah harga. Pasalnya jarang sekali kopi mengalami penurunan harga sampai Rp4.000 perkilogramnya," ujarnya.

Petani semakin sedih, pasalnya harga kopi turun jelang Hari Raya Idul Adha. Hal ini membuat petani terancam tidak bisa ikut lebaran Idul Adha.

Baca: Kasat Lantas Ancam Bubarkan Solat Ied di Jembatan Ampera. Begini Reaksi Ketua FPI Sumsel

"Jika seperti ini kami tidak bisa lebaran. Pasalnya daging ayam, daging sapi dan telu harganya naik sedangkan kopi harganya turun. Kami harap pemerintah dapat mencarikan solusi agar harga kopi di Pagaralam ini dapat stabil dan petani kopi diuntungkan," harapnya.

Sementara itu, Agen Kopi di Kota Pagaralam, H Dimyati Rais mengatakan, penurunan harga kopi ini bukan karena ulah spekulan. Namun harga kopi turun dipengaruhi dengan harga kopi dunia.

Baca: Jemaah Masjid Agung Palembang Dilarang Solat Idul Adha 1439 di Jembatan Ampera

"Memang faktor luar negeri, London dan Amireka turun terus. Ditambah negeri penghasil kopi sudah banyak sekarang. Jadi persiangan makin ketat dan barang dipasaran juga banyak jadi wajar jika harganya fluktuatif," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help