Berita Musirawas

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Sopir di Muratara ini Diamankan Petugas

Anggota Unit Reskrim Polsek Nibung melakukan penangkapan terhadap ID (39), warga Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara.

Diduga Gelapkan Uang Rp60 Juta, Sopir di Muratara ini Diamankan Petugas
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka ID, diamankan di Polsek Nibung. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-- Anggota Unit Reskrim Polsek Nibung melakukan penangkapan terhadap ID (39), warga Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir itu ditangkap karena dilaporkan menggelapkan uang sebesar Rp60,498 juta milik Ali Zen (65), warga Desa Macang Sakti Kecamatan Ngulak Kabupaten Musibanyuasin.

Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Nibung Polres Musirawas. Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Nibung Iptu Amirudin mengatakan, berdasarkan laporan, anggota unit reskrim kemudian melakukan penyelidikan keberadaan tersangka.

Setelah keberadaannya diketahui, tersangka kemudian berhasil ditangkap di rumahnya Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara, pada Sabtu (18/8/2018), sekitar pukul 16.00 petang.

"Setelah mendapatkan informasi, anggota unit reskrim kemudian melakukan penangkapan. Selanjutnya tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan lalu diamankan ke Polsek Nibung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Iptu Amirudin, Senin (20/8/2018).

Baca: Siapa Sangka Pemeran Paman Doel Ini Punya Istri Cantik yang Setia, Sosok Anaknya Jarang Terekspose

Baca: Siaran Langsung SCTV - Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Hong Kong Asian Games 2018 Malam Ini

Dijelaskan, berdasarkan laporan korban, kasus dugaan penggelapan yang dilakukan tersangka terjadi pada 21 Desember 2017 di Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara.

Modusnya, tersangka pelaku tidak menyetorkan uang hasil penjualan sawit milik korban sebesar Rp60,498 juta. Uang tersebut digunakan oleh tersangka pelaku untuk kepentingannya sendiri.

"Tersangka ini diduga menggelapkan uang penjualan sawit milik korban sebesar Rp60,498 juta. Semestinya uang tersebut disetorkan kepada korban, namun oleh tersangka dipakai untuk keperluannya sendiri," ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help