Berita Haji

Jemaah Haji Sakit Dibawa Ambulan ke Bumi Arafah

Sekitar 3 juta jemaah haji seluruh dunia berasal lebih dari 180 negara hari ini, Senin (20/8) melaksanakan wukuf di Bumi Arafah

Jemaah Haji Sakit Dibawa Ambulan ke Bumi Arafah
sripo/yunus
PERSIAPAN WUKUF --Jemaah haji Kloter 14 Palembang pukul 15.00 Waktu Arab Saudi, Minggu (19/8) atau pukul 19.00 WIB sudah berada di Bumi Arafah untuk persiapan Wukuf. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, MEKKAH --Sekitar 3 juta jemaah haji seluruh dunia berasal lebih dari 180 negara hari, Senin (20/8) melaksanakan wukuf di Bumi Arafah.

Pelaksanaan wukuf ini, merupakan puncak ibadah haji sehingga jemaah yang sakit wajid dihadirkan.

Seperti dialami dua jemaah haji Kloter 14 Embarkasi Palembang yang dirawat dibawa dengan ambulan ke Arafah, Masing-masing bernama Jumintem dan Rohina.

Kontributor sripo di Mekkah Adrian Yunus, Minggu (19/8) melaporkan, secara bertahap jemaah haji sejak pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga pukul 13.00 WAS dipindahkan ke Bumi Arafah karena Senin (20/8) bertepatan tanggal 9 Zulhijjah 1439 H pukul 11.00 WAS merupakan puncak pelaksanaan wukuf hingga pukul
18.00 WAS.

Selanjutnya usai wukuf, sebelum waktu Maghrib, jemaah haji dipindahkan menuju Muzdalifah untuk mabit (bermalam). Waktu ini hari, Selasa (22/8) jemaah haji kembali bergerak menuju Tenda Mina hingga tiga hari.

Selamat di Mina (10-13 Zulhijjah), jemaah haji melakukan proses melontar jamarat.

"Khusus Kloter 14, sudah ada musyawarah mengambil nafar stani," kata Yunus.

Dilaporkan juga, selama proses pemindahan jemaah haji dari Hotel di Mekkah ke Arafah berjalan lancar, kendari lanjut bus yang mengangkut jemaah jalannya tersendat©sendat karena kawasan Arafah sudah begitu padat.
"Jika hari-hari normal, dari Mekkah ke Arafah bisa ditempun 45 menit, tetapi jelang wukuf bisa sampai 2-3 jam," katanya.

TARWIYAH --Jemaah haji Khusus PT Sri Varita Pusri memilih prosesi Tarwiyah. Mereka sebelum ke Arafah lebih dahulu bermalam di Mina.
TARWIYAH --Jemaah haji Khusus PT Sri Varita Pusri memilih prosesi Tarwiyah. Mereka sebelum ke Arafah lebih dahulu bermalam di Mina. (ist)

Terpisah, bagi jemaah haji Khusus PT Varita Pusri dipimpin Ust H Wirawan Taqwa Lc, mereka memilih perjalanan puncak haji dengan cara tarwiyah.

Halaman
12
Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help