HUT RI 2018

Lahir Tanggal 17 Agustus 2018, Meilani Ingin Anaknya Jadi Presiden

Memiliki anak yang lahir di tanggal istimewa yakni 17 Agustus tentu memberikan kesan spesial bagi Meilani.

Lahir Tanggal 17 Agustus 2018, Meilani Ingin Anaknya Jadi Presiden
SRIPOKU.COM/YULIANI
Meilani dan anaknya yang lahir 17 Agustus saat dikunjungi pihak RSK Charitas, Jumat (17/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memiliki anak yang lahir di tanggal istimewa yakni 17 Agustus tentu memberikan kesan spesial bagi Meilani.

Tepat di tanggal HUT RI kemarin ia baru saja melahirkan seorang bayi perempuan secara normal di RSK Charitas Palembang.

Kelahiran anak keduanya ini awalnya diprediksi tanggal 22 Agustus nanti.

Namun tepat pada Jumat (17/8/2018) pukul 00.30 ternyata bayinya lahir.

"Mungkin adek bayinya ingin ikut lomba makan kerupuk ya," ujar Meilani sembari tertawa.

Baca: 3 Link Live Streaming Pembukaan Asian Games 2018 - Tulus Minta Doa Agar Tampil Maksimal

Tentu saja kehadiran bayinya di moment kemerdekaan ini akan menjadi sejarah.

Maka dari itu ia berharap kelak anaknya bisa menjadi pahlawan karena tanggal lahirnya adalah sejarah bangsa ini.

"Semoga saja besar nanti jadi presiden, atau pahlawan di bidang lain yang akan mengabdi pada bangsa dan negara," ujar Melani.

Untuk nama anaknya sendiri sebenarnya sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari.

Karena tidak terpikir akan lahir pada 17 Agustus makanya tidak mencari nama yang spesial.

Baca: Sempat Rasakan Sakit Hati Bercerai dengan Ahmad Dhani, Maia Estianty Kini Mengaku sedang Bahagia

Baca: Akhirnya Terjawab, Gara-gara Satu Pertanyaan Ini, Rina Nose Ungkap Agamanya Sekarang

"Namanya Kristen Cleona Junaidi. Kami berharap anak kami bisa sehat terus dan menjadi anak yang berbakti," ungkapnya.

Menurut dr. A. Setiabudi SpOG, dokter yang menangani persalinan Meilani, setiap momen spesial selalu ada saya orangtua yang menginginkan anaknya lahir di tanggal cantik.

"Tangga 17 Agustus ini saja sudah ada lima bayi. Namun kalau belum waktunya tentu saja tidak boleh," ujarnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help