Alami Hipotermia, Tiga Pendaki Dempo Terpaksa Dievakuasi Tim SAR

Bahkan ada satu korban yang sudah terkena hipotermia saat masih berada di shleter II atau masih dijalur

Alami Hipotermia, Tiga Pendaki Dempo Terpaksa Dievakuasi Tim SAR
Dok.Sripoku.com/Wawan Septiawan
Korban terkena hipotermia saat berada di Puncak Dempo. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sepertinya himbauan keras Polres Pagaralam dan Pemkot Pagaralam untuk tidak melakukan aktivitas diatas Puncak Gunung Dempo tidak diindahkan sejumlah oknum masyarakat dan para pendaki.

Hal ini terbukti masih ada sejumlah pendaki yang nekad mendaki Puncak Dempo meskipun saat ini status Gunung Api Dempo (GAD) berada di Level II atau Waspada.

Namun akibat tidak mengindahkan himbauan Pemkot dan Polres, tiga pendaki asal Kota Palembang terpaksa dievakuasi tim SAR Kota Pagaralam karena mengalami Hipotermia saat mendaki Gunung Dempo.

Baca: Live Streaming SCTV - Pembukaan (Opening Ceremony) Asian Games 2018, Ini Kata Wishnutama

Baca: Mahasiswa Ini Tawarkan Situs jokowimaruf.co.id Rp 500 Juta

Baca: Siaran Langsung - Live Streaming SCTV, Pembukaan (Opening Ceremony) Asian Games 2018

Korban terkena hipotermia saat berada di Puncak Dempo.
Korban terkena hipotermia saat berada di Puncak Dempo. (Dok.Sripoku.com/Wawan Septiawan)

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Sabtu (18/8/2018) menyebutkan, tiga pendaki yang dievakuasi karena terkena hipotermia tersebut yaitu, Wulan, Rizal dan Sarifah. Korban ini terkena hipotermia saat berada di Puncak Dempo.

Bahkan ada satu korban yang sudah terkena hipotermia saat masih berada di shleter II atau masih dijalur pendakian saat hendak turun dari puncak Dempo.

Kepala Pos SAR Kota Pagaralam, Iwan Saputra membenarkan jika ada tiga pendaki yang dievakuasi tim SAR dari Gunung Dempo karena mengalami hipotermia.

Baca: Hadiri Upacara Kemerdekaan RI ke-73 di Istana Negara, Yuki Kato Masih Tak Percaya

Baca: 17 Napi di Muba Bebas, Dodi Berikan Langsung Remisi Hari Kemerdekaan RI

"Kita mendapat informasi sekitar pukul 18.30 WIB bahwa ada tiga orang pendaki yang terkena hiportemia. Mendapat info itu kita langsung menuju TKP untuk mencoba melakuka evakuasi," ujarnya.

Dikatakan Iwan, salah satu korban atas nama Syarifah berhasil dievakuasi masyarakat setempat, dan dibawa ke RSD Besemah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Semua pendaki jumlahnya ada 14 orang, hendak turun ke kampung 4. Dua pendaki lagi sudah bisa kita evakuasi yaitu atas nama Wulan dan Rizal," katanya.

Tim baru berhasil melalukan evakuasi semua korban sampai pukul 23.30 WIB. Hal ini berkat kerjasama Team Rescue Pos SAR Pagaralam, BPBD Kota Pagaralam, masyarakat, Koramil Pagaralam, Polres Pagaralam dan Mapala Forpa.

Baca: HUT Kemerdekaan RI ke-73 Ini yang ke-17 Kalinya Alex Noerdin Jadi Inspektur Upacara Tanpa Terputus

Baca: Susul 8 Pemain, Abimanyu dan Samuel Christianson Tinggalkan Sriwijaya FC Demi Hal ini

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help