17 Napi di Muba Bebas, Dodi Berikan Langsung Remisi Hari Kemerdekaan RI

Sebanyak 17 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelasa II Sekayu dinyatakan bebas

17 Napi di Muba Bebas, Dodi Berikan Langsung Remisi Hari Kemerdekaan RI
SRIPOKU.COM/Cr13
Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin ketika memberikan surat keputusan remisi terhadap 17 narapidana di Lapas Kelas II B Sekayu. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SEKAYU, SRIPO—Sebanyak 17 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelasa II Sekayu dinyatakan bebas. Hal tersebut setelah sejumlah narapidana mendapatkan remisi dalam rangka HUT RI ke 73, pemberian remisi tersebut langsung diberikan oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Jumat (17/8/18).

“Saya ucapkan selamat kepada penerima remisi, setelah ini banyak berinteraksi bersama masyarakat dan terus berusaha untuk berbuat kebaikan," kata Dodi, disela pemberian remisi. 

Lanjut orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini, Pemkab Muba juga turut memberikan bantuan tali asih untuk dipergunakan sebaik mungkin oleh napi yang mendapatkan remisi bebas. “Ada bantuan sedikit yang diberikan untuk rekan-rekan kita yang hari ini mendapatkan remisi bebas, semoga bantuan tali asih ini bisa bermanfaat untuk menjalankan kehidupan sehari-hari usai bebas dari Lapas,”ujarnya.

Pemkab Muba juga akan memberikan hibah lahan seluas 5 hektar untuk nantinya membangun Lapas baru. "Saya merasa Lapas Klas II B Sekayu sudah over load, dan kami akan memberikan lahan untuk kemudian bisa dibangunkan Lapas yang baru dan warga binaan di Sekayu tidak lagi berdesakan," tutupnya.

Sementara, Kalapas Klas II B Sekayu, Herman Sawiran, menerangkan bahwa pada HUT RI ke-73 sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kemenkumham memutuskan memberikan remisi kepada sebanyak 484 warga binaan.

"17 diantaranya dinyatakan bebas dan dapat berkumpul dengan keluarga di rumah," kata Herman.

Pada Lapas Kelas II B Sekayu tercatat ada sebanyak 908 warga binaan yang berada di Lapas Klas II B Sekayu. "75 persen diantaranya merupakan warga asli Muba, kami berharap warga binaan terus melakukan kebaikan dan menunjukan perubahan positif selama berada di Lapas supaya bisa mendapatkan remisi,"jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved