News Video Sripo

Pengelola JSC Akui Masih Ada Beberapa Kendala di Hari Pertama Sterilisasi Kendaraan

mengakui jika masih ada kendala saat sterilisasi kompleks JSC di hari pertama

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Direktur Utama PT. Jakabaring Sport City (JSC) Bambang Supriyanto mengakui jika masih ada kendala saat sterilisasi kompleks JSC di hari pertama, Kamis (16/8/2018). Yaitu, masih ada ketimpangan personal yang ingin masuk dan keluar.

Ketimpangan itu berupa, ada beberapa personal yang tak diizinkan masuk, padahal ia memang memiliki kepentingan di dalam areal kompleks JSC itu sendiri. Seperti misalnya petugas yang melakukan finishing di beberapa tempat seperti tempat jajanan dan festival, hingga finishing Venue Sepak Takraw.

Pun sebaliknya, ada juga yang lolos dari sisiran petugas di pintu masuk. Bahkan saat Sripo memantau areal di dalam Kompleks JSC menggunakan Shuttle Bus, masih ada beberapa kendaraan bermotor yang melintas.

"Untuk itulah kami turun langsung ke gerbang-gerbang yang menjadi akses masuk, dan melakukan koordinasi dengan keamanan setempat," ujar Bambang saat ditemui di Gerbang Utama kompleks tersebut.

Bambang bersama Representatif Indonesian Asian Games Organizing Committe (Inasgoc) Yudi, dan Representatif Olympic Council of Asia (OCA) untuk Palembang Ganesan dan beberapa pejabat terkait seperti Bidang Venue Manager Basyarudin melihat langsung penjagaan akses pintu masuk itu.

"Hari pertama masih ada beberapa kendala. Ini masih berkoordinasi dengan keamanan yang ada di gate 1. Karena ada korelasinya dengan beberapa kendaraan yang boleh masuk dan tidak," ujarnya lagi.

Bambang menjelaskan, memang ada beberapa kendaraan yang boleh masuk. Misalnya kendaraan berstatus VVIP dan T1, serta T2.

Kendaraan dengan stiker bertuliskan T1 itu untuk status Exclusive us of A Vehicles and Driver, dan T2 untuk Exclusive Vehicles and Driver Between Delegates. Yang artinya secara keseluruhan, kendaraan T1 dan T2 memang memiliki kepentingan baik untuk operasional di dalam maupun untuk mengangkut kontingen.

"Selain itu, ya dilarang masuk," tegasnya.

Sementara itu, Direktur IT, Broadcast and Social Media Panitia Daerah Palembang Irnanda Karina mengatakan, Palembang sendiri telah menerapkan sterilisasi tersebut pada 16 Agustus ini. Hal tersebut karena sudah ada cabang olahraga yang akan dihelat sebelum pembukaan, yakni Sepakbola Wanita.

Oleh karena itulah, mulai Kamis ini maka tidak ada yang boleh kendaraan yang berpolusi keluar-masuk kendaraan tersebut. Kecuali, kendaraan yang tidak memiliki stiker khusus dan low carbon alias tidak berpolusi.

"Misalnya hidrogen car dan shuttle bus. Ini digunakan untuk transportasi delegasi dan juga para awak media yang bertugas," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved