Mengapa Harus Ganti Password Instagram Sekarang? Ini Alasannya

Ribuan pengguna Instagram mengaku jika akun mereka telah diretas. Mereka mendapati akunnya log-out tiba-tiba dengan password serta e-mail

Mengapa Harus Ganti Password Instagram Sekarang? Ini Alasannya
Medium
Password Instagram. 

SRIPOKU.COM - Ribuan pengguna Instagram mengaku jika akun mereka telah diretas. Mereka mendapati akunnya log-out tiba-tiba dengan password serta e-mail yang berganti dengan domain Rusia.

Berita Lainnya:
Sejak Awal Juli 2018, Ratusan Pengguna Instagram Mengaku Akun Mereka Diretas

Peretas agaknya cukup lihai. Mereka mampu menon-aktifkan mode otentikasi dua faktor (two factor authentication/2FA) di akun pengguna. Beberapa korban mengaku jika akun mereka mengaktifkan fitur tersebut, namun tetap mampu ditembus.

Diketahui mode ini seharusnya lebih aman dari peretasan, sebab langkah otentikasinya yang bertahap-tahap. Beberapa Instagrammer mencoba meminta bantuan Instagram untuk memlulihkan akun. Sayangnya, beberapa laporan menyebut jika hal itu tidak menolong sama sekali.

Korban yang terlanjur menyerah memulihkan akun akhirnya membuat akun baru dan merelakan akun lama yang diretas. Lantas, bagaimana menghindari peretasan akun Instagram terjadi lagi?

Seperti yang dikatakan sebelumnya, otentikasi dua faktor saja tidak cukup. Otentikasi dua faktor hanya menggunakan SMS sebagai notifikasi nomor verifikasi. Bukan tidak mungkin, hacker juga mengincar nomor SIM pengguna, seperti yang terjadi pada situs Reddit awal bulan ini. Para peretas SIM menargetkan administrator Reddit.

Cara terbaik untuk mengamankan akun Instagram adalah dengan mengganti password. Mengganti password yang lebih kuat dan unik bisa mengurangi risiko pembobolan akun. Menggunakan password berbeda-beda di setiap akun juga akan membantu mengurangi potensi peretasan.

Pengguna pun perlu untuk secara rutin mengganti password. Jika tidak ingin lupa, ada beberapa aplikasi untuk menyimpan password, sepertiDashline, Last Pass, atau Keeper yang masing-masing kompatibel untuk perangat berbasis iOS dan Android.

Kendati otentikasi dua faktor nyatanya tetap bisa diretas, namun tidak ada salahnya tetap mengaktifkan fitur kemanan tersebut. Sebab, dalam kasus ini, hanya ada sedikit korban yang mengaku mengaktifkan otentikasi dua faktor.

Itu artinya, korban yang tidak mengaktifkan 2FA lebih berpeluang untuk dibobol. Pastikan juga pengguna tidak memberikan kredensial akun Instagram ke aplikasi atau situs pihak ketiga yang mencurigakan.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help