Berita Ogan Ilir

Ayah dan Anak Ini Dibekuk Polisi Usai Menganiaya Penjaga Keamanan di SPBU Muara Meranjat

Ayah dan anak ini dibekuk polisi setelah menganiaya Isdan alias Dul (49), warga Dusun III Desa Tanjung Sejaro Indralaya Selatan.

Ayah dan Anak Ini Dibekuk Polisi Usai Menganiaya Penjaga Keamanan di SPBU Muara Meranjat
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Ayah dan anak, dua tersangka pelaku pembacokkan saat diamankan jajaran petugas unit Reskrim Polsek Indralaya. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA-- Sarnubi (40) dan putranya Destranadi (20), keduanya warga Desa Muara Meranjat Indralaya Selatan Kabupaten OI diringkus anggota Reskrim Polsek Indralaya Ogan Ilir Senin (13/8) dinihari.

Ayah dan anak ini dibekuk polisi setelah menganiaya Isdan alias Dul (49), warga Dusun III Desa Tanjung Sejaro Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Selain mengamankan kedua pelaku penganiayaan ini,  petugas juga menyita parang (golok) dan pisau barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban hingga kritis.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH mengungkapkan, peristiwa penganiayaan yang dilakukan kedua tersangka terhadap korban berawal pada Senin malam (13/8) pukul 02.00, TKP di SPBU Muara Meranjat Indralaya Selatan.

Sebelumnya tersangka Destraniadi alias Des (20) dianiaya oleh korban Isdan Alias Dul (49) karena tersangka Destraniadi meminta uang kepada sopir truk fuso yang sedang terparkir di halaman SPBU Muara Meranjat.

Lanjut Kapolsek, mengingat korban Isdan alias Dul merupakan penjaga keamanan di SPBU Muara Meranjat tersebut.

Lalu, usai dianiaya korban, tersangka Destrianadi melaporkan kejadian itu kepada ayahnya bernama Sarnubi pada Senin (13/8) pukul 07.00 perihal perlakuan korban kepada anaknya.

"Disaat korban sedang bercerita dengan pelaku, tiba-tiba anaknya langsung menyerang korban dengan sajam jenis parang dan pisau secara membabi-buta," ujar Kapolres OI AKP Bambang, Kamis (16/8).

Akibatnya, dijelaskan Kapolsek, korban yang tak menyadari bakal diserang oleh anaknya itu mengalami luka bacok sebanyak lima liang, masing-masing luka bacok di kepala, luka bacok sebanyak tiga liang di bagian pundak sebelah kiri.

Kemudian peran tersangka lainnya Sarnubi yang merupakan ayah tersangka Destri yakni menusuk bagian perut korban dengan pisau.

Akibat memperoleh perlawanan yang tak seimbang tersebut, korban seketika roboh bersimbah darah di-TKP SPBU Muara Meranjat.

Menerima informasi adanya peristiwa pembacokkan, tim Opsnal Polres OI bersama petugas piket Polsek Indralaya langsung meluncur ke-TKP dan berusaha mengevakuasi korban menuju ke rumah sakit terdekat.

Namun akibat mengalami luka yang cukup serius, korban yang dalam keadaan kritis, akhirnya dirujuk menuju ke rumah sakit yang ada di Palembang.

"Kedua tersangka bersama barang bukti sudah kita amankan. Kini sedang menjalani proses penyidikkan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua dijerat pasal 170 ayat 2 yang mengakibatkan korban luka berat," tegas AKP Bambang.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help