Obyek Wisata di Pulau Flores Kembali Terbakar

Obyek-obyek wisata yang mengalami musibah itu adalah obyek wisata yang sangat terkenal dan menjadi daya tarik dari wisatawan asing

Obyek Wisata di Pulau Flores Kembali Terbakar
Kricom.id
Pulau Gililawa Darat terbakar. 

Bahkan juga untuk menikmati matahari terbit dan terbenam untuk sementara ditunda dulu.

Belum selesai dengan derita yang dilanda warga Manggarai Barat, peristiwa kebakaran obyek wisata kembali muncul di Kabupaten Ngada, Flores.

Kali ini kampung tradisional Gurusina, Desa Watumanu, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada dilalap "Si Jago Merah". Sebanyak 27 rumah adat hangus terbakar dari 33 rumah yang ada di perkampungan tradisional itu.

Akibatnya, situs-situs adat dan emas adat yang tersimpan rapi di dalam rumah adat itu ikut hangus dilalap api.

Tanda-tanda apakah ini bagi dunia pariwisata di Pulau Flores, NTT?

Kerugian material yang dialami warga setempat bersama dengan aset budaya dan rumah tradisional ini tentu bukan kerugian kecil.

Belum lagi pemulihan dan pembangunan kembali rumah adat membutuhkan waktu sangat lama karena kerugiannya sangat besar yakni 27 rumah tradisional.

Kampung tradisional Gurusina merupakan kampung yang sangat tersohor di seluruh dunia karena lokasi kampungnya berada di lereng Gunung Inerie.

Ratusan wisatawan asing dan Nusantara selalu membeli paket perjalanan wisata khusus ke kampung tradisional Gurusina.

Bahkan, kampung ini merupakan kampung musik bambu bombardom khas masyarakat Kabupaten Ngada. Musik bambu bombardom pada September 2015 meraih rekor Muri. Kini 27 rumah adat di kampung itu hangus terbakar dan hanya tinggal puing-puing.

Halaman
1234
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved