Berita Daerah

Jelang Idul Adha Harga Kambing di Sekayu Melonjak

Menjelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah tinggal beberapa hari lagi, kini mulai menjamur pedagang hewan kurban di Kota Sekayu.

Jelang Idul Adha Harga Kambing di Sekayu Melonjak
SRIPOKU.COM/Cr13
Petugas Dinas TPHP ketika mengecek kondisi hewan kurban menjelang hari raya idul adha

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU— Menjelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah tinggal beberapa hari lagi, kini mulai menjamur pedagang hewan kurban di Kota Sekayu. Menjamurnya pedagang yang menjual hewan kurban juga disertai dengan naikknya harga.

Seperti yang dialami oleh pedagang hewan kurban di Jalan Serma Basri Samping PKM Sekayu, Kirol (54), mengaku memang Idul Adha tahun ini harga Kambing mengalami kenaikan dikisaran Rp 700 ribu per ekornya.

“Harga kambing yang kami jual dimulai dari Rp 2,3 juta hingga Rp 3,5 juta per ekornya. Dijual bervariasi karena sesuai dengan ukuran kambing yang kita jual,” kata Kirol.

Lanjutnya, saat ini belum begitu banyak pesanan yang datang untuk hewan kurban yang dijualnya. Apalagi, memang waktu masih terbilang cukup lama sekitar dua minggu lagi. “Biasanya pesan banyak hari H – 10,”ungkapnya.

Untuk pelanggan yang datang, ia mengaku tidak hanya didalam Kota Sekayu, melainkan datang dari luar kota yang juga dikirim ke pembeli. “Kita kirim biasanya H – 2 ke pembeli,”ujarnya

Kemudian, ia menambahkan Untuk menjaga kesehatan hewan ternaknya punya cara tersendiri yaitu dengan cara pada siang hari kambing makan rumput tapi pada malam harinya. “Saya berikan ampas tahu. Agar Kambing tetap terjaga pola makannya, dan sehat. Selain diberi vitamin dan vaksin oleh dokter hewan,”ungkapnya.

Baca: Perwakilan Amerika Temui Walikota Palembang Bahas Smart City Hingga Pertukaran Pelajar

Baca: Cewek Panti Pijat Simpan SAabu-sabu

Baca: Xiaomi Pocophone F1 Segera Meluncur 22 Agustus Mendatang Dengan Prosesor Unggulan

Di tempat lain, pengusaha ternak sapi dan kambing yang terletak di jalan Muara Teladan Sekayu. Agung, menjelaskn sapi yang dijualnya ada dua jenis yaitu, sapi jenis Brahma dan Metal, yang di ambil dari pekalongan dan lampung.

“Untuk harga, sapi ini kami jual dari harga Rp. 18 juta sampai Rp.20an juta. Dan sapi yang paling diminati di pasaran adalah sapi jenis metal. Sebenarnya yang paling disenengi adalah sapi sehat, bersih dan besar tentunya.” jelasnya

Sementara, Petugas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternkana (TPHP) Muba, Drh. Deddy mengatakan bahwa sebelum dikirim ke Sekayu, biasanya kambing di beri suntik vaksin. Agar terhindar dari penyakit, anti parasit dan virus.

“Kambing yang baik untuk dikurban adalah kambing yang sudah berusia 1,5 tahun. Atau sudah berganti gigi. Sedangkan untuk sapi, suntik vaksin akan dilakukan saat usia sebulan yang kemudan akan disuntik lagi setiap tahunnya. Kemudian, melihat sapi sehat itu, dari matanya, tidak adanya kutu, dan tidak demam,” ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help