Senin Jalanan Palembang Mengalami Perubahan Total

Terkait masalah tersebut pihak lantas bersama dishub sudah menyiapkan alternatif kendaraan pengangkut yang akan membawa masyarakat yang ingin m

Senin Jalanan Palembang Mengalami Perubahan Total
SRIPOKU.COM/Rangga
Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman usai melakukan rapat mengenai jalur yang akan melintasi jalan protokol, Jumat (10/8). (Rangga Erfizal) 

Laporan wartawan Sriwijaya Post Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Rekayasa jalur kendaraan yang melintasi jalan protokol di Kota Palembang akan berlangsung pada Senin, (13/8) mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman, saat rapat mengenai pengendalian jalur kendaraan selama Asian Games, di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (10/8).

“Nanti mulai Senin akan diberlakukan penutupan jalan mulai dari jam 7.00 hingga pukul 21.00. Dari Jakabaring sampai dengan Bandara. Jalur utamanya jakabaring sampai Charitas begitu juga sebaliknya, Hal ini untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan para tamu baik itu negara peserta Asian Games 2018, serta tamu VIP. Jadi uji coba nanti itu akan melihat sejauh mana yang harus dievaluasi sebelum pelaksanaan Asian Games mendatang,” ungkap Andi, usai rapat.

Lanjut Andi, dalam uji coba Senin mendatang, kendaraan yang ingin menuju seberang Ulu itu akan dialihkan mulai dari Simpang Charitas, berbelok ke Jalan Kapten A Rivai, Pom IX, Angkatan 45, Demang Lebar Daun, Prameswara, melalui Jembatan Musi 2, sampai play over Keramasan, masyarakat akan ke Plaju akan melalui Kertapati, sedangkan ke arah Jakabaring itu langsung naik play over Keramasan. Begitu juga sebaliknya, masyarakat yang hendak bepergian ke wilayah Ilir itu diharapkan akan melalui jembatan Musi 2.

"Jadi intinya masyarakat itu harus menggunakan jalur alternatif Jembatan Musi 2 baik itu mau ke Ulu dan Ilir. Pemberlakuan uji coba ini akan dilaksanakan selama satu hari yakni,Senin mendatang. Kita Fleksibel masalah jalur ini. Kalau ada rangkaian kendaraan yang banyak di jalur protokol akan kita tutup, namun jika memungkinkan akan kita lakukan buka tutup karena, banyak juga kepentingan disana. Akan saya laporkan ke dirlantas sore ini mengenai masukan dalam rapat ini," ujarnya.

Masih menurutnya, pengalihan arus kendaraan ini tidak lain untuk melihat kesiapan Kota Palembang dalam menyambut Event Internasional. 

“Ini bukan lagi masalah dirlantas ataupun Dishub. Ini masalah Indonesia, jadi para tamu akan melihat kesiapan kita bagaimana. Mereka tidak mau tau kalau nantinya terjadi kemacetan, sehingga telat datang ke venue. Karena tidak semua atlet tinggal di Wisma Atlet Jakabaring. Ada juga yang memilih hotel. Semua kemungkinan tersebut coba kita antisipasi,” ungkapnya.

Terkait masalah tersebut pihak lantas bersama dishub sudah menyiapkan alternatif kendaraan pengangkut yang akan membawa masyarakat yang ingin melintas dijalur protokol.

“Sudah kami antsipasi jadi yang ingin melintas kami sarankan menggunakan kendaraan umum, LRT ataupun Bus Shuttle yang tersedia dibeberapa titik kantong Parkir,” ungkapnya.

Andi mengimbau kepada masyarakat untuk bekerjasama demi mensukseskan perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Untuk itu besar harapan pihaknya, masyarakat harus legowo pada saat beraktifitas itu menggunakan jalur alternatif.

"Kami memastikan bahwa pada saat pelaksanaan Asian Games mendatang tidak ada penggunaan stiker pasalnya sampai saat ini kami belum mempunyai kabar dari Inasgoc terkait stiker. Memang Inasgoc itu memberikan sepenuhnya ke panitia daerah, oleh sebab pelaksanaan sudah mepet, jadi tidak ada stiker," ujarnya. (mg2)

Foto: Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Andi Baso Rahman usai melakukan rapat mengenai jalur yang akan melintasi jalan protokol, Jumat (10/8). (Rangga Erfizal)

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help