Update SFC

7 Momen Unik Terjadi Usai Madura Bekuk Sriwijaya 2-1, Zah Rahan, Alan dan Dikri

Momentum ini melibat Zah Rahan Krangar sang mantan pemain Sriwijaya FC, kemudian Alan Hendrique, dan Dikri Yusron

7 Momen Unik Terjadi Usai Madura Bekuk Sriwijaya 2-1, Zah Rahan, Alan dan Dikri
Istimewa
Sriwijaya FC 1-2 Madura United 

Total Teja sudah melakukan tiga kali penyelamatan dalam pertandingan ini, menggagalkan umpan krossing dari Bayu Gatra. Begitupun tendangan keras dari Greg juga digagalkan Teja Pakualam.

Sementara itu, memasuki menit akhir, tandukan Al Hadji menyambut umpan Yu Hyun Koo dari sepak pojok masih membentur mistar gawang Madura United yang dijaga Satriatama, hingga akhir pertandingan babak pertama, kedua tim masih bermain 0-0.

BABAK KEDUA
Memasuki babak kedua Sriwijaya FC vs Madura United di Stadion H Agus Salim Padang, Sabtu (11/8/2018) petang, Pelatih Madura United, Gomez de Oliviera menarik keluar Milad Zeneyyedpour dan memasukkan Mamadou Samassa, untuk menghadapi tiga center bek Sriwijaya FC yang tampil tangguh di lini pertahanan.

Masuknya Samssa memang memberikan pengaruh bagi Madura yang langsung menghentak.

Fabiano sempat memotong crossing Abimanyu namun tidak lama kemudian bintang muda Sriwijaya tersebut dilanggar Samassa yang baru masuk.

Meski di awal babak kedua Sriwijaya lebih banyak menekan Madura. Bahkan, baru saja serangan dari Jalilov menghasilkan tendangan sudut. Namun tidak ada peluang yang didapatkan.

Asyik menyerang, Madura yang mengandakan serangan cepat, melakukan transisi cepat lewat serangan balik.

Samassa yang menyisir sisi kiri mendapatkan umpan langsung, dengan kecepatanya dia menggiring bola dan mengirim umpan silam kepada Bayu Gatra.

Namun, tembakan Bayu masih ditahan oleh Teja Pakualam. Hanya saja, setelah tampil cemerlang, gawang Teja akhirnya kebobolan.

Pergerakan Samassa dari sisi kanan pertahanan SFC memanfaatkan Ahmad Faris yang naik membantu serangan, dengan cermat dia mengirim umpan silang dan disambar dengan tendangan firt time oleh Zah Rahan untuk membobol gawang Teja di menit ke-56.

Madura unggul 1-0.

Tampak Zah Rahan tidak mau melakukan selebrasi usai mencetak gol. Dia tampak masih sangat menghormati mantan klubnya Sriwijaya FC.

Usai gol ini, Subangkit menarik keluar Al Hadji dan memasukkan Rizky Dwi Ramadhana dan formasi Sriwijaya FC tiga berganti, sempat memainkan formasi 4-2-3-1, Sriwjaya FC sempat bermain dengan formasi 3-4-3.

Namun kemudian kecolongan lewat formasi 4-4-2 dari Gomez di babak kedua, sehingga untuk mengimbanginya Subangkit kemudian memainkan formasi yang sama dengan masuknya Rizky Dwi Ramadhan.

Memasuki menit ke-70, Sriwijaya FC kembali kecolongan, Samssa lepas dari kawalan, namun Teja berani keluar dan tendangan striker Madura itu kemudian melambung.

Teja harus membayar mahal, dia mengalami cedera dibagian lutut, sempat bermain beberapa menit setelahnya, pemain asal Padang ini menyerah. Teja kemudian ditarik keluar dan digantikan oleh Dikri Yusron di menit ke-75.

Masuknya Riszky lini serang Sriwijaya FC lebih baik lagi, bahkan Riszky mendapatkan peluang namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.

Asyik menyerang, Sriwijaya FC kembali kecolongan, Ahmad Fariz yang terlambat turun meninggalkan celah.

Lagi-lagi Zah Rahan, memanfaatkan kelengahan lini belakang Sriwijaya FC yang naik membantu serangan.

Madura dengan serangan baliknya mampu menjebol gawang Dikri.

Zah Rahan dengan kecepatannya membawa bola bekerjasama dengan Samassa, dia kemudian kembali memberikan umpan kepada Samasa untuk mengeksekusi bola menjebol gawang Dikri di menit ke-84 Usai kebobolan untuk kedua kalinya, Pelatih Subangkit menarik keluar dan memasukan M Rafif di menit ke-89.

Memaski menit akhir Sriwijaya FC melakukan serangan demi serangan, anak asuh Subangkit belum menyerah untuk memburu gol.

Memasuki menit ke- Riszky Dwi Ramadhana diganjal Asep Berlain di kotak penalti, setelah sempat terjadi kemelut di areal pertahanan Madura United.

Wasit langsung menunjuk titik penalti, Alan Hendrique Soares yang ditunjuk menjadi aljogo penalti, sukses menjebol gawang Satria Tama, kedudukan sementara 0-1.

Namun itu, wasit langsung meniup peluat. Hingga akhir pertandingan kedudukan 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Madura United.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved