Berita OKI

SMA YPBI 4 Kayuagung OKI Terancam Tutup, Ini Penyebabnya

Minim Pendaftar, SMA Yayasan Pendidikan Bhakti Ibu (YPBI) 4 Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terancam tutup.

SMA YPBI 4 Kayuagung OKI Terancam Tutup, Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kondisi bangunan SMA YPBI 4 Kayuagung OKI, Jumat (10/8/2018) 

Sedikitnya siswa membuat proses belajar mengajar terganggu karena setiap hari guru yang menunggu siswa. "Saat ini tersisa 10 guru satu orang diantaranya berstatus pegawai negeri," tutur Bakri.

Dijelaskan Bakri, ada beberapa faktor yang menyebabkan sekolah tersebut kalah bersaing dengan sekolah negeri lainnya.

Karena banyak sekolah negeri apalagi saat ini sudah ada SMK Negeri di setiap kecamatan, sehingga banyak siswa yang memilih sekolah di tempat lain padahal belajar itu sama saja asalkan keseriusan siswanya untuk menuntut ilmu.

“Kalau fasilitas cukup, seperti ruang komputer, drumband, lapangan basket, volley dan lainnya. Kondisi ini sudah diketahui pihak yayasan dan Diknas Sumsel, mungkin tahun depan tidak akan lagi beroperasi dan dikembalikan kepada yayasan apakah nanti akan dimanfaatkan untuk kegiatan lain atau tidak," imbuhnya.

"Menyusutnya murid sekolah ini terjadi sejak tahun 2014. Ada yang keluar tanpa pamit kesekolah, ada juga yang memang pindah," ujarnya.

Eka Dahlia, Alumni SMA YPBI 4 Kayuagung mengatakan, saat dia bersekolah disana tersisa hanya 11 siswa. Ia miris melihat kondisi sekolahnya saat ini yang tidak memiliki siswa.

"Sayang sekali sekolah kami, padahal lokasinya strategis dan sistem pembelajaran sama seperti sekolah lain dan untuk kemampuan berpikir juga sama bahkan saya dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan.

Sementara itu, Ketua MKKS OKI, Asnawi saat dikonfirmasi mengaku, tidak bisa berkomentar. Karena keputusan sekolah tergantung pada pelajar itu sendiri mau sekolah dimana," tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help