Salah Kaprah, Mari Memahami Perbedaan HIV dan AIDS

Orang dengan HIV masih bisa hidup normal dan mengejar mimpi mereka, asal mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. "HIV tidak selalu berakhir

Salah Kaprah, Mari Memahami Perbedaan HIV dan AIDS
Spirit News Spirit News
Stop HIV/AIDS. 

SRIPOKU.COM - Masyarakat Indonesia kerap masih rancu dalam membedakan HIV dan AIDS.

Kerancuan terkait pemahaman tersebut yang lalu menciptakan persepsi, orang dengan HIV sudah pasti terkena AIDS. Atau, orang dengan HIV tinggal menunggu waktu untuk meninggal.

Berita Lainnya:
Seminar Kesehatan Islam: Orang yang Mengidap HIV/AIDS itu Kayak Gunung Es

“Ini yang salah kaprah di masyarakat," kata dokter Adyana Esti, tenaga medis Klinik Angsamerah, Jakarta, kepada Kepada Kompas.com.

Esti menegaskan, orang dengan HIV masih bisa hidup normal dan mengejar mimpi mereka, asal mendapat pengobatan yang cepat dan tepat.

"HIV tidak selalu berakhir dengan AIDS, namun orang dengan AIDS sudah pasti terserang virus HIV," ujar dia.

Esti menjelakan, HIV adalah jenis virus (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang kekebalan tubuh manusia.

Virus tersebut menyerang T cell, yang merupakan salah satu bagian dari sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh, saat ada kuman patogen yang masuk ke dalam tubuh, termasuk virus dan penyakit.

Bila T cell rusak, maka tubuh akan kehilangan kemampuan mengenali virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Sementara, AIDS adalah kondisi yang timbul akibat rusaknya sistem pertahanan tubuh karena virus HIV.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help