Berita Palembang

PKL di Muba Menjamur, Bupati Instruksikan 20 Agustus Ditertibkan

Semakin menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Kapten A Riva’i (Talang Jawa), PKL di Jalan Letnan Munandar

PKL di Muba Menjamur, Bupati Instruksikan 20 Agustus Ditertibkan
Dok. SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Para petugas Satpol PP Pemkab Lahat saat memberikan peringatan dalam giat sosialisasi kepada para PKL di Pasar Lama Lahat. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Semakin menjamurnya Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan Kapten A Riva’i (Talang Jawa), PKL di Jalan Letnan Munandar dan PKL di Lingkungan Pasar Perjuangan Sekayu.

Membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bakal menertibkan PKL tersebt. 

Baca: MK Tolak Gugatan Paslon No 4. KPU Lahat Segera Gelar Rapat Penetapan Bupati Terpilih

Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Muba, Ir H Yusman Srianto MT,  mengatakan penertiban PKL ini merupakan intruksi langsung dari Bupati Muba, dikarenakan telah menjamurnya PKL di sepanjang bahu jalan Kapten A Riva’i (Talang Jawa), Jalan Letnan Munandar dan di Lingkungan Pasar Perjuangan Sekayu.

Akibatnya dari PKL tersebut mengakibatkan kemacetan jalan dan terlihat tidak rapinya Kota Sekayu.

Baca: Ini 3 Hal Paling Tepat Jika Kita Ingin Resign atau Berhenti Kerja, Jangan Langsung Ambil Keputusan

“Pada langkah pertama kita akan melakukan sosialisasi terkait penertiban PKL ini, kita akan mengundang PKL untuk duduk bersama. Jika diundang mereka tidak hadir maka datangi langsung, informasikan tempat relokasi bagi PKL,”kata Yusman, Jumat (10/8/18).

Lanjutnya, setelah selesai melakukan sosialiasi pihaknya akan melakukan eksekusi ke lapangan.

Baca: Peduli Lingkungan, Sekayu Gowes Club Muba Pungut Sampah di Pantai Bongen  

“Kita beri waktu sampai Senin tanggal 20 Agustus 2018sudah tidak ada lagi aktifitas PKL di sana, jika masih ada akan kita eksekusi namun tetap dengan sudah melalui tahapan semuanya,”ungkapnya.

Pada penertiban PKL ini Pemkab Muba akan tegas dalam melakukan penertiban PKL ini, karena sebelumnya sekitar lima bulan yang lalu telah ditertibkan namun masih saja ada pedagang yang buka lapak di bahu jalan.

Baca: Soal Revitalisasi, Warga Penghuni Rusun Ilir Barat Hanya Dapat Informasi dari Obrolan Tetangga

“Setelah penertiban ini dilakukan para aparat harus terus memantau dan menjaga lokasi agar PKL tidak kembali lagi,”jelasnya. 

Sementara, Kepala Disperindag Kabupaten Muba, H Zainal Arifin, ST MM, menyebutkan untuk penertiban PKL ini akan segera dilakukan kerjasama dengan instansi terkait seperti, PU Perkim, Dishub, Polpp, Kodim, Polres, Camat Sekayu, DPMTSP yang tergabung dalam tim satgas penertiban PKL.

Baca: PATUT DITIRU, Inilah Desain Tangga Yang Unik Untuk Rumah Minimalis Anda

"Ya, kita Disperindag akan melakukan pendataan terakhir bagi PKL, sehingga nantinya tidak ada lagi pedagang baru ilegal/tidak terdata, sehingga relokasi PKL ke Pasar Randik tidak terjadi kekurangan tempat, jika di luar data kami maka kami tidak tanggung jawab untuk relokasi tempat, sebelum tanggal 20 Agustus 2018,  akan kami sosialisasikan agar PKL pindah sendiri tidak dengan paksaan,” ungkapnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help