Berita Palembang

DLH Lahat Terapkan Metode Depostation. Pembuangan Sampah ke TPA Berkurang Drastis

Namun, setelah dilakukan metode depostation, hanya 24.42 ton perhari, yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

DLH Lahat Terapkan Metode Depostation. Pembuangan Sampah ke TPA Berkurang Drastis
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Petugas kebersihan saat mengambil sampah TPS untuk dibuang ke TPA. 

Laporan wartawan Sripoku.com Ehdi Amin

SRIPOKU. COM, LAHAT -- Permasalan sampah menjadi permasalah utama di tiap daerah, termasuk di Kabupaten Lahat.

Dari aktifitas 403.000 jiwa penduduk Kabupaten Lahat, yang tersebar di 24 kecamatan, menghasilkan 94,49 ton sampah perhari.

Namun, setelah dilakukan metode depostation, hanya 24.42 ton perhari, yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca: Diduga Kesetrum Listrik, Pedagang Pakaian di Lubuklinggau Ini Ditemukan Tewas di Kontrakannya

Kepala DLH Lahat, Misri, melalui Kabid LB3, Budi Utama menjelaskan, penyumbang sampah terbesar di Lahat berasal dari sampah rumah tangga (RT) , mencapai 9.64 ton perhari.

"Angka ini sama dengan sampah dari pasar tradisional," jelas Budi.

Disusul sampah pusat perniagaan 3.91 ton, lalu sampah kantor 2.11 ton.

Baca: Terjadi Penurunan Tanah di Jalan Dalam Kota Lahat. Kendaraan Berat Diimbau Tak Lalui Jalur Kota

Sampah dari kawasan terbuka 1.81 ton, dan fasilitas publik mencapai 1.80 ton.

Untuk wilayah dalam Kota Lahat saja, sampah dihasilkan mencapai 30.74 ton perhari.

"Untuk mengurangi tumpukan sampah di TPA, kita melakukan upaya depostation dan bank sampah," kata Budi.

Baca: Hypermart Hadirkan Potongan Harga Spektakuler, Mulai dari Produk Elektronik hingga Minyak Goreng!

Budi menjelaskan, depostation yang dia maksud ialah tempat berkumpulnya orang membuang sampah.

Petugas sampah yang ada di tempat pembuangan sampah Kelurahan Gunung Gajah, akan menyambut sampah dari bentor, dan masyarakat. Kemudian akan dipilah sesuai jenisnya.

"Dari hasil depostation ini, sampah untuk komposting 1.10 ton, daur ulang bahan baku 1.95 ton, yang dikelola bank sampah 1.21 ton. Inilah yang bisa membantu mengurangi jumlah sampah di TPA. Yang bisa di daur ulang, langsung dipisah," jelas Budi.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help