Berita Haji

Terpisah dari Rombongan, Jemaah Palembang Belum Pulang ke Hotel

Jemaah haji yang hendak melaksanakan shalat Zuhur di Masjidil Haram, Kamis (9/8) harus duduk dan berdiri di halaman masjid.

Terpisah dari Rombongan, Jemaah Palembang Belum Pulang ke Hotel
sripo/yunus
PADAT -Jemaah haji tidak bisa masuk ke ruang utama Masjidil Haram karena sudah terlalu padat sehingga banyak shalat di luar dan bagian lintasan sai. 

Laporan Wartawan Sripoku.Com, Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, MEKKAH -Jemaah haji yang hendak melaksanakan shalat Zuhur di Masjidil Haram, Kamis (9/8) harus duduk dan berdiri di halaman masjid. Pasalnya, dua jam sebelum tiba waktu shalat, pintu masjid
sudah ditutup karena daya tampung ruang utama sudah terlalu padat sehigga jalur menuju ke dalam sudah diblokade.

Sementara, satu jemaah Kloter 14 Palembang hingga pagi belum juga pulang ke Hotel tempat menginap.

Kontributor sripo di Mekkah,  Adrian Yunus melaporkan, suhu udara di Mekkah sudah cukup ekstrim 45-50 derajat celcius. Disisi lain, kondisi Masjidil Haram semangkin membludak.

Lantaran, Jamaah Haji  dari berbagai penjuru duniasudah berdatangan sehingga membuat sebagian besar jemaah haji yang tergabung di Kloter 14 lebih memilih shalat zuhur di hotel tempat menginap.

Salah seorang jamaah bernama Nazarudin, ia mengatakan, dua jam sebelum waktu shalat wajib di Masjidil Haram pintu gerbang menuju kabah ditutup oleh Askar (polisi) untuk menghindari terjadi desak-desakan antar jamaah untuk erebut tempat berdoa di tempat yang mustajab seperti Multazam, Makom Ibrahim dan Hijir Ismail.

Tidak hanya itu, lintasan sai di lantai dasar juga dapat sehingga banyak yang shalat di halaman masjid, di mall bahkan hingga ke jalan-jalan aspal yang panas di bawah terik matahari.

Sementara itu, dilaporkan petugas Kloter 14, banyak jamaah yang terpisah dari rombongan ketika melaksanakan shalat wajib dimasjidil Harom.

Seperti jemaah atas nama Aheruddin yang tergabung dalam regu 5 asal Palembang sampai pagi waktu Arab belum juga kembali ke hotel tempat menginap.

Menyikapi hal itu, Ketua kloter 14 Palembang Ust Tajudin Hasbulah mengimbau kepada seluruh ketua rombongan (Karom) mengecek kelengkapan anggota dan segera berkoordinasi jika ada jemaah yang
belum pulang atau terpisah dari rombongan.

"Ketua Regu sudah melapor kepada Ketua Kloter, tetapi jemaah haji lainnya juga masih mencari," katanya.

Kertas Selebaran
Sementara PPIH Bidang Transportasi di Mekkah menyebarkan dan menempelkan selebaran yang berisikan agar jemaah lebih hati-hati,  seiring semakin padatnya kondisi Kota Mekkah.

Dalam penggunaan bus shalat, jemaah diimbau bagi yang hendak pergi ke Masjidil Haram, hendaknya dilakukan 2 jam sebelum waktu shalat tiba. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadian antrian dan  rebutan saat naik bus. Sementara untuk kembali ke hotel (Pemodokan), disarankan 1,5-2 jam usah shalat.

"Begitu selesai shalat, jemaah diimbau tidak langsung pulang. Tapi sabar menunggu 1 samapi 2 jam karena kondisi Masjidil Haram padat," kata Slamet Hariono, Kontributor Sripo di Kloter 3 Palembang. 

Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help