Berita Muaraenim

Tingkatkan Profesionalitas, 20 Koperasi di Muaraenim Ikuti Pelatihan Kepengurusan

Guna meningkatkan profesionalitas kepengurusan, sebanyak 20 Koperasi di Kabupaten Muaraenim, mengikuti Pelatihan Kepengurusan

Tingkatkan Profesionalitas, 20 Koperasi di Muaraenim Ikuti Pelatihan Kepengurusan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Bupati buka pelatihan kepengurusan Koperasi di Kabupaten Muaraenim di hotel Griya Serasan Muaraenim, Rabu (8/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- Guna meningkatkan profesionalitas kepengurusan, sebanyak 20 Koperasi di Kabupaten Muaraenim, mengikuti Pelatihan Kepengurusan Koperasi di Hotel Griya Serasan Sekundang Muaraenim, Rabu (8/8/2018).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muaraenim yang diwakili Asisten Administrasi Amrullah Jamaludin, dihadiri oleh Kadiskop Muaraenim Surdin, Narasumber dari Kementrian Koperasi UKM RI, Dinas UKM Sumsel dan peserta pelatihan pengurus 20 Koperasi di Kabupaten Muaraenim.

Menurut Amrullah, peran strategis Koperasi ditengah kehidupan perekonomian masyarakat cukup menjanjikan, namun kendala di lapangan masih banyak kekurangan SDM dalam pengelolaannya khususnya di Kabupaten Muaraenim seperti lemahnya kemampuan pengelolaan administrasi kelembagaan maupun pengelolaan administrasi keuangan.

Baca:

Bangga! 7 Rekor Dunia Ini Cuma Milik Indonesia, Nomor 6 Bikin Juri Takjub dengan Indonesia

Bakal Mengadakan Tes CPNS, Ini Saran BKN Palembang untuk Pemda

Sebab hal ini akan berdampak pada kemajuan koperasi itu sendiri, dan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada anggota koperasi.

"Pemkab Muaraenim terus melakukan berbagai program dan kegiatan untuk menumbuh kembangkan pembanguan perkoperasian khususnya di Muaraenim," ujar Amrullah.

Dikatakan Amrullah, untuk mendorong Koperasi yang sehat dan berkualitas, peran serta pengawas koperasi sangatlah penting.

Dalam pengawasan, antara Badan Pengawas dan Pengurus Koperasi hendaklah sama-sama berperan dalam menciptakan Koperasi yang handal dan meminilisir penyimpangan yang dilakukan pengurus sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi semakin baik.

Saat ini, pemerintah pusat terus berupaya mengembalikan peran Koperasi dalam perekonomian kerakyatan seperti membuat kebijakan reformasi koperasi yaitu Rehabilitasi, Reorientasi, dan Pengembangan.(*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved