Berita Palembang

Terima Telepon Guru Anaknya, Pria di Palembang Ini Kehilangan Rp 15 Juta, Ternyata Begini Modusnya

Zulkarnain (46) warga Tegal Binagun Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Darat mengalami penipuan yang mengakibatkan dirinya

Terima Telepon Guru Anaknya, Pria di Palembang Ini Kehilangan Rp 15 Juta, Ternyata Begini Modusnya
ISTIMEWA
Ilustrasi penipuan via telepon 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Zulkarnain (46) warga Tegal Binagun Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Darat mengalami penipuan yang mengakibatkan dirinya kehilangan uang Rp 15 juta.

Kejadian ini berawal ketika istirnya menerima telepon dari guru di sekolah anaknya benama Dewi, dirinya mengabarkan bahwa anaknya terjatuh di sekolah dan pingsan, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam.

Lalu, pelaku meminta korban untuk mentransferkan uang sebesar Rp 19,7 juta untuk biaya perawatan.

Baca: Dikabarkan Anak Terjatuh di Sekolah, Zulkarnain Tertipu Rp 15 Juta

"Dikarenakan saldo saya yang ada di rekening tak cukup, maka saya hanya mentransfer uang sebesar Rp 15 juta ke rekening Bank Mandiri rekening 9000044055620 atas nama Dedi Saputra," ujarnya kepada petugas pengaduan, Rabu (8/8/2018).

Setelah transfer uang, Ia pun menelpon guru yang ada di sekolah anaknya, dan betapa kagetnya korban saat mendengar dari gurunya ternyata anaknya tidak jatuh dan sedang belajar.

Tak terima, Zulkarnain pun (korban) mendatangi pengaduan Polresta Palembang, Rabu (8/8) sekitar pukul 12.25. Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang. Korban menuturkan kejadian yang dialaminya pada Rabu (8/8) sekitar pukul 10.13, di jalan Madang Raya di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri.

Baca: Jadwal Semifinal dan Siaran Langsung Piala AFF U-16 2018, Indonesia Vs Malaysia

"Saya harap dengan adanya laporan yang saya buat, petugas dapat memproses laporan saya dan dapat menangkap pelakunya," harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan penipuan.

"Sudah kita terima laporannya selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Reskrim Polresta Palembang untuk ditindak lanjuti, " Katanya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help