Berita OKU Timur

Petani OKUT Berbondong-bondong Jual Gabah daripada Beras, Ternyata Ini Penyebabnya!

Petani di Kabupaten OKU Timur saat ini berbondong-bondong untuk menjual gabah dibandingkan menjual beras.

Petani OKUT Berbondong-bondong Jual Gabah daripada Beras, Ternyata Ini Penyebabnya!
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Gabah 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA-- Petani di Kabupaten OKU Timur saat ini berbondong-bondong untuk menjual gabah dibandingkan menjual beras.

Hal itu disebabkan karena tingginya harga gabah yang mencapai hingga Rp4.300 per kilogram. Sebelumnya harga gabah hanya sekitar Rp3.900 per kilogram.

"Saat ini masih musim panen raya. Tetapi harga gabah cukup tinggi sehingga petani lebih memilih menjual gabah dibandingkan menjual beras," ungkap Wagiran warga Madang Suku 1 ketika dikonfirmasi Rabu (8/8/2018).

Selain harga gabah kata dia, harga beras juga mengalami kenaikan menjadi Rp9 Ribu di tingkat pedagang. Sedangkan ditingkat pabrik harga beras sekitar Rp8.300 per kilogram. sementara untuk petani menjual ke pabrik sekitar Rp8 ribu per kilogram.(*)

Baca: Tangis Haru Pecah, Saat Ustaz Solmed Lepas Anak Sulungnya, yang Masih Berusia 5 Tahun ke Pesantren

Baca: Blak-blakan Hotman Paris Ungkap Perlakuan Ariel Pada Cut Tari di Ruang Penyidik 8 Tahun yang Lalu

Baca: Tempat Membeli Tiket dan 3 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Tiket di Asian Games 2018

Baca: 6 Tahun Menikah, Ayu Dewi Buka-bukaan Ternyata Setiap Hari Harus Lakukan Ini Untuk Suami

Baca: Tak Usah Diragukan Lagi, Jangkrik Terbukti Baik untuk Kesehatan Usus

Penulis: Evan Hendra
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help