News Video Sripo

Jelang Hari Raya Idul Adha Dinas Pertahanan Pangan dan Peternakan Gelar Pasar Murah

Pasar murah Dinas pertahanan pangan dan peternakan provinsi Sumatera Selatan di jalan Kolonel H. Burlian KM 6 mulai digelar

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - -Pasar murah Dinas pertahanan pangan dan peternakan provinsi Sumatera Selatan di jalan Kolonel H. Burlian KM 6 mulai digelar Selasa (08/08/2018).

"Kami mengambil momen menjelang hari Raya Idul Adha yang tinggal 2 pekan lagi, dimana harga-harga komoditas pangan acap bergerak naik, maka pasar ini bisa dijadikan solusi untuk masyarakat," Kata Kepala Dinas Pertahanan Pangan dan Peternakan Taufik Gunawan.

Menurutnya pasar murah pada dasarnya untuk ikut menyeimbangkan harga di pasar tradisional, yakni ketika harga di pasar naik lalu masyarakat menyerbu pasar murah, maka harga di pasar secara umum stabil kembali, selain itu pihaknya berencana secara rutin mengadakan pasar murah di luar momen hari besar keagamaan.

Ada 25 penjual mitra Dinas pertahanan pangan dan peternakan yang ikut ambil bagian menjual komoditas pangan maupun pangan olahan pada pasar murah tersebut dengan memberlakukan harga eceran terendah.

Misalnya harga beras PTI dijual Rp 8.500/Kg, beras Bulog Rp 9.000, Daging Sapi Rp 80.000/Kg, Minyak goreng Rp 12.000/Kg, Cabai merah Rp 40.000/Kg dan daging Ayam Rp 29.000/Kg.

"Harga telur ayam disini Rp 20.000/Kg, kalau di pasar Rp 24.000 - Rp 26.000/Kg, memang harga telur ini sempat naik tinggi beberapa waktu lalu, namun sekarang bertahap turun dan kami mendorongnya lewat pasar murah," Ujar Taufik Gunawan.

Dia menambahkan pasar murah tersebut tidak menyediakan paket harga khusus agar masyarakat lebih leluasa memilih bahan pangan dan pangan olahan, sementara pasar murah diadakan sejak 8 - 10 Agustus, buka pukul 08.00 - 16.00 WIB di halaman kantor Dinas Pertahanan pangan tepat di depan RSUD Sumsel.

Salah satu pembeli di pasar murah tersebut Siti Nurzahrah mengatakan terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena bisa memeperkecil pengeluaran usaha dagangannya.

"Alhamdulilah terbantu dengan pasar murah ini, saya kan dagang model jadi modal untuk telur bisa berkurang, beras juga saya tadi beli lebih murah dari harga warung, sering-sering sajalah pokoknya ada pasar murah," ungkap Siti.

Penulis: Rahmad Zilhakim
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help