Idul Adha 1439 H

Presiden Jokowi Kurban Sapi Peranakan Ongole di Masjid Agung Palembang. Dibeli di Banyuasin

Sebelumnya presiden Jokowi berkurban sapi jenis Simmental Brahman. Sapi presiden kelaminnya jantan

Presiden Jokowi Kurban Sapi Peranakan Ongole di Masjid Agung Palembang. Dibeli di Banyuasin
IST
Sapi jenis ongole 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden RI, Joko Widodo kembali akan berkurban satu ekor sapi di Masjid Agung Palembang pada Hari Raya Idul Adha 1439 H mendatang.

Jika sebelumnya presiden berkurban sapi jenis Simmental Brahman, pada tahun ini Jokowi memesan sapi jenis peranakan ongole yang dipesan langsung oleh utusan presiden dari salah seorang peternak bernama Akeng yang ada di Kenten Banyuasin.

Kepala Seksi Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, drh Mahmudin mengatakan ia bersama timnya sudah mengecek kesehatan sapi milik presiden di peternak Akeng.

Baca: Jasad Bandit Kelas Kakap Bertato dan Jimat Kulit Harimau, Baru Ditemukan 2 Hari Setelah DitembakJokowi Kurban Sapi Ongole di Palembang

Kepala Seksi Kesmavet  Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel,  drh Mahmudin.
Kepala Seksi Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, drh Mahmudin. (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Sapi milik Presiden Jokowi berjenis Peranakan Ongole (PO) berwarna putih berumur 5 tahun dengan berat 1050 kg.

"Sapi presiden kelaminnya jantan dan kondisi kesehatannya secara umum sehat dengan bobot 1 ton lebih," ujarnya kepada Sripoku.com, Selasa (7/8/2018).

Pemeriksaan hewan kurban milik presiden meliputi nafsu makan, kondisi tubuh, kesehatan dan pengecekan lainnya.

Setelah diperiksa sapi milik orang nomor satu di Indonesia itu dinyatakan sehat dan mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dengan nomor 524.3/DKPP 3.44/DKPP/VI/SKKH/2018.

"Sertifikasi untuk hewan itu wajib, termasuk punya presiden. Punya presiden sudah punya SKKH nya, jadi dipastikan sehat," ujarnya.

Baca: Inilah Makna Warna & Posisi Baret TNI, Jika Miring Kanan Jangan Coba - coba Mendekat! Tanda Mati

Ia menambahkan, jelang Hari Raya Idul Adha pihaknya bakal melakukan sidak terhadap para peternak dan penjual hewan kurban di Sumsel khususnya Palembang.

Apabila kurban telah ditetapkan bersertifikat, maka hewan tersebut dinyatakan sehat baik dalam dan luar, telah memiliki usia cukup untuk jadi kurban yang tentunya sah disembelih di hari raya kurban nanti.

Baca: Lowongan Kerja. Pemkot Palembang Terima CPNS Jalur Umum. Ini Jurusan yang Dibutuhkan

"Konsumen wajib menanyakan sertifikat kesehatan hewan, kalau tidak ada pembeli boleh protes. Karena hewan kurban harus benar-benar sehat dan cukup umur," jelasnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved