Lahan Gambut

Menabur Asa di Lahan Gambut Melalui Praktek Pengelolaan HTI yang Lestari

El Nino yang cukup panjang di tahun 2015 lalu membuat semua terhenyak dan tersentak dari bulan Agustus hingga Oktober 2015 di Sumsel. .

Menabur Asa di Lahan Gambut Melalui Praktek Pengelolaan HTI yang Lestari
ist
Lahan Gambut dengan Tata Kelola Air.

Menabur Asa di Lahan Gambut
Melalui Praktek Pengelolaan HTI yang Lestari
Oleh : Muhammad Ihsan
Silvikulture Spesialist
El Nino yang cukup panjang di tahun 2015 lalu membuat semua terhenyak dan tersentak dari bulan Agustus hingga Oktober 2015 dan tidak kurang 21000 titik Panas yang telah terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel), walaupun dari titik panas tidak semuanya menjadi Titik Api.

Sebagian besar titik api tersebut berada di area Gambut baik itu berada di Area Hutan Lindung, Hutan Produksi Maupun Area Perkebunan serta pertanian baik yang dikelola oleh perorangan, individu maupun Pemerintah. 

Pengelolaan lahan gambut sangat membutuhkan pemahaman lokasi dan kawasan serta keterkaitan antar-pengguna lahan di kawasan tersebut.

Pemahaman ini tidak hanya pemahaman aspek fisik tetapi juga aspek social, budaya, ekonomi dan kelembagaan yang ada.

Hal ini hendaknya dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan terintegrasi serta berkelanjutan. (Susanto, HR 2016).

Untuk melakukan penanggulangan bahaya Kebakaran di lahan gambut dan menciptakan operasional yang berkelanjutan management PT. SHP --sebagai salah satu studi kasus di lapangan, melakukan proses pencegahan dengan menggunakan strategy yang diterjemahkan ke dalam beberapa perspektif demi untuk tercapainya "Zero Fire" sebagai salah satu komitment perusahaan.

PT. SHP membagi strategy penanggulangan kebakaran hutan dan optimalisasi pengelolaan lahan gambut secara berkesinambungan menjadi 4 Perspektif yaitu persfektif fisik, sosial-budaya, ekonomi dan kelembagaan. Keempat perspektif yang ingin diterapkan di integrasikan di dalam visi dan misi perusahaan. 

zero2

Keterangan Gambar : Empat Perspektif sebagai strategy pencegahan kebakaran Hutan dan lahan

A. Persfektif Fisik Gambut (bold)
Adalah proses pengelolaan areal gambut dimana penekanan yang dilakukan adalah pengelolaan fisik dari lahan tersebut yaitu bagaimana cara agar areal dapat dipertahankan kelembabannya sebesar 40 persen baik itu di musim hujan maupun musim kemarau.

\Untuk Pengelolaan fisik lahan yang lestari ada tiga aspek yang mempengaruhi yaitu :

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved